Kiat Melindungi Diri, Keluarga, dan Orang Lain

Bersihkan pintu rumah lebih sering untuk mencegah virus corona masuk. Foto: ABC

 

Untuk melindungi diri Anda, keluarga, dan orang lain, cukup berat pilihannya. Jauhi mereka, terutama jika mengalami tiga gejala infeksi virus corona baru atau Covid-19.

Namun, jika terbebas dari tiga gejalanya, –batuk, pilek, dan sesak napas- cukup jaga jarak dengan orangain dan tinggallah di rumah. Syaratnya, batasi diri menerima tamu atau kunjungan dari orang lain.

Selain itu, pastikan juga kiriman paket atau pesanan makanan dan minuman, semuanya steril. Upayakan tidak menyentuh langsung dengan tangan bebas bungkusan luar pesanan yang diterima.

Memang rumit, tapi ini menjadi ikhtiar untuk melindungi diri dan keluarga dari penularan Covid-19 yang sangat masif. Soal silaturahmi, Anda bisa menghubungi sahabat atau kerabat lewat telepon atau aplikasi.

Lisa Maragakis, Direktur Senior Pencegahan Infeksi di Johns Hopkins Medicine, berbagi panduan untuk memutus penularan Covid-19. Intinya, hindari kontak dekat dengan orang lain!

Penting untuk diketahui bahwa virus corona baru ini memang menyebar dari orang ke orang. Jika orang yang terinfeksi batuk atau bersin, percikannya dapat menginfeksi orang di sekitarnya.

Itulah pentingnya menghindari kontak dekat dengan orang lain. Bukan untuk memutus silaturahmi. Pahami bahwa orang (termasuk anak-anak) dapat terinfeksi dengan virus ganas ini dari sebuah gejala ringan.

Tindakan penting untuk menghindari kontak dekat dengan orang lain:

  • Tetap di rumah sebanyak mungkin dan batasi pengunjung.
  • Jaga jarak sosial. Jika terpaksa keluar rumah, jaga jarak dengan orang lain di tempat umum sesuai yang disarankan, antara 1 dan 2 meter.
  • Agar silaturahmi, hubungan dengan relasi, teman, atau klien tetap terjaga, rajin-rajinlah menelepon mereka atau kunjungi melalui video.
  • Bagi pekerja, minta kepada bos atau atasan, apakah mungkin bekerja dari rumah? Jika Anda bosnya, beri izin atau cari cara bagaimana anak buah bisa bekerja dari rumah.

Orang sehat tidak perlu memakai masker kecuali mereka merawat seseorang yang didiagnosis, atau sedang dipantau, terjangkut Covid-19, atau penyakit pernapasan.

Jaga kebersihan di mana pun Anda berada

Virus corona baru dapat bertahan selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari di beberapa permukaan. Menyentuh permukaan yang terkontaminasi dan kemudian menyentuh wajah Anda adalah salah satu penyebab terinfeksi.

Virus tidak lagi terdeteksi pada plastik setelah 72 jam, dan pada stainless steel atau kardus setelah sekitar 48 jam.

  • Cuci tangan dengan sabun dan air secara teratur dan teratur selama setidaknya 20 detik, terutama setelah berada di tempat umum.
    • Terlebih jika pernah menyentuh pegangan pintu, troli belanja, tombol lift, dan lainnya.
    • Setelah menggunakan kamar mandi.
    • Sebelum menyiapkan makanan.
  • Dianjurkan pakai hand sanitizer dengan kadar alkohol setidaknya 60% jika sabun dan air tidak tersedia.
  • Hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut, terutama dengan tangan yang tidak dicuci.
  • Jika Anda batuk atau bersin, lakukan di tikungan siku. Jika Anda menggunakan tisu, buang segera.

Tetap waspada jika Anda tinggal atau sedang membawa orang yang sakit

  • Kenakan masker jika Anda merawat seseorang yang memiliki gejala pernapasan.
  • Bersihkan konter, kenop pintu, ponsel, dan tablet secara berkala, menggunakan pembersih atau tisu desinfektan.

Jika Anda merasa sakit, ikuti panduan ini:

  • Tetap di rumah jika Anda merasa sakit kecuali Anda mengalami keadaan darurat medis seperti sesak napas parah atau demam yang sangat tinggi.
  • Hubungi dokter Anda atau fasilitas perawatan darurat dan jelaskan gejala Anda melalui telepon.
  • Jika Anda meninggalkan rumah untuk mendapatkan perawatan medis, kenakan masker jika Anda memiliki gejala pernapasan. (Aza/Sumber: Hopkinsmedicine.org)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here