Pemerintah Inggris Brinvestasi dalam Startup Penyedia Layanan Pesta Seks

Indonesiainside.id, London – Pemerintah Inggris dikabarkan menginvestasikan anggaran sebesar £170.000 atau sekitar Rp3,1 miliar, di sebuah perusahaan startup yang mengadakan layanan pesta seks. Killing Kittens, sebuah startup yang mengorganisir wanita di London dan New York untuk menyelenggarakan pesta dewasa, mengatakan pada Rabu (29/7), bahwa pihaknya mengamankan investasi dari Future Fund pemerintah Inggris, yang dirancang untuk membantu para startup bertahan dari dampak pandemi virus corona.

“Saya tidak pernah membayangkan Boris (Johnson) sebagai ‘mitra tidur’,” kata Emma Sayle, CEO startup Killing Kittens. “Killing Kittens muncul di kancah digital dan kami sekarang memelopori jejaring sosial dewasa yang tumbuh paling cepat di dunia.”

Sayle mendirikan Killing Kittens pada 2005, mengorganisir pesta topeng, terbatas untuk anggota, di tempat-tempat eksklusif, dengan fokus pada “mengejar kenikmatan wanita”, menurut situs webnya. Startup itu sekarang memiliki 180.000 anggota di 12 negara dan mencatat peningkatan 330% lalu lintas ke situs webnya selama penguncian virus corona.

Pandemi memaksa perusahaan untuk memindahkan semua acara dan workshopnya secara online, mempercepat rencana yang sudah ada untuk memasuki industri teknologi seks, sektor yang tumbuh cepat dan mencakup pada produk dan bisnis yang berfokus pada peningkatan pengalaman seksual.

Sebagian besar dana pemerintah Inggris akan dihabiskan untuk pemasaran dan inovasi produk, termasuk aplikasi kencan. Killing Kittens ingin bersaing dengan aplikasi kencan lainnya seperti Match.com dan Bumble, yang juga mengalami peningkatan permintaan selama pandemi virus corona, dan memiliki rencana untuk meluncurkan platform periklanan digital untuk perusahaan pakaian dalam dan mainan seks. (NE)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here