Misteri Bulan Terbesar Planet Saturnus dalam Memperluas Orbit

cincin saturnus
Cincin planet Saturnus. Foto: Rock-cafe

Indonesiainside.id, Jakarta —Dilihat melalui sudut pandang beberapa penjelajah waktu, tata surya kita adalah benda yang bergetar dengan masif. Dalam jutaan dan milyaran tahun seisi tata surya surut dan terus bergerak.

Orbit planet bergeser dalam bentuk dan orientasi tertentu, dan miliaran keping asteroid kuno bertebaran dalam kerangka yang mendefinisikan arsitektur utama dari semua yang mengelilingi matahari. Tetapi beberapa hal dianggap relatif membosankan dan tidak berubah.

Bulan terbesar Saturnus, Titan, misalnya, diperkirakan akan duduk di orbitnya dengan sedikit perubahan pada posisi itu selama miliaran tahun sejak pembentukannya.  Sekarang sebuah penelitian yang diterbitkan di Nature Astronomy oleh Lainey et al, menggunakan pengukuran dari pesawat ruang angkasa Cassini (yang mengorbit Saturnus dari 2004 hingga 2017) untuk menentukan bahwa Titan memiliki orbit yang tumbuh sebesar 11 sentimeter setiap tahun.

Solusi yang penulis ajukan pada misteri baru ini terletak pada fenomena yang rumit namun kuat, yang jika benar, dapat membantu kita memahami sejarah bulan yang lebih besar di seluruh dunia. Untuk memahami itu, kita harus melangkah mundur dan melihat perubahan lambat di tata surya kita yang disebabkan oleh disipasi pasang surut yang kompleks, di mana energi gerak hampir secara ajaib ditransfer ke dalam peregangan dan penggilingan bahan baku, dari batu dan besi , untuk air dan gas.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here