Penyebab Virus Corona Lewat Udara akan Lebih Intens dalam Ruangan Tertutup

Indonesiainside.id, Jenewa – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mengakui kemungkinan bahwa Covid-19 dapat menyebar di udara dalam kondisi tertentu. Jadi jika ada yang bertanya, bisakah virus corona menyebar melalui udara? Iya mungkin saja.

Wabah Covid-19 pada penelitian baru-baru ini, ditemukan bahwa dalam ruangan yang penuh sesak, seperti restoran, dan klub malam, virus dapat bertahan di udara cukup lama dan berpotensi menginfeksi orang lain jika langkah-langkah jarak sosial tidak diterapkan secara ketat. Dilansir Fox News, para ahli mengatakan kurangnya ventilasi dalam ruangan, dianggap berkontribusi pada penyebaran virus lebih cepat, dan memungkinkan virus untuk bertahan di udara lebih lama dari biasanya.

Dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada Mei lalu, para peneliti menemukan bahwa berbicara dapat menghasilkan tetesan pernapasan yang mampu tetap berada di udara di lingkungan tertutup selama sekitar delapan hingga 14 menit.  WHO mengatakan mereka yang paling berisiko dari penyebaran melalui udara adalah dokter dan perawat yang melakukan prosedur khusus seperti memasukkan selang pernapasan atau menempatkan pasien pada ventilator.

Otoritas medis merekomendasikan penggunaan masker pelindung dan peralatan lain saat melakukan prosedur tersebut. Para ilmuwan berpendapat bahwa jauh lebih tidak berisiko untuk berada di luar ruanagn, daripada di dalam ruangan karena tetesan virus akan menyebar di udara segar, mengurangi kemungkinan penularan Covid-19. (NE)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here