Wabah Salmonella Meningkat, Bawang Merah dari Amerika Dituding sebagai Penyebab Utama

Indonesiainside.id, Ontario – Para pejabat kesehatan Kanada melacak wabah salmonella yang dilaporkan awal pekan ini di sejumlah kota besar negara itu. Wabah tersebut dilaporkan terkait dengan bawang merah yang diimpor dari Amerika Serikat (AS).

Menurut rilis dari Badan Kesehatan Masyarakat Kanada, ada 55 penyakit tambahan di Kanada sejak wabah pertama kali diumumkan, menjadi total 114 kasus salmonella di lima provinsi. Hingga kini, enam belas orang dirawat di rumah sakit, dan tidak ada korban jiwa.

Warga di wilayah British Columbia, Alberta, Saskatchewan, Manitoba dan Ontario diminta untuk tidak memakan bawang merah yang diimpor ke Kanada dari AS. Larangan juga diberlakukan terhadap produk makanan yang mengandung bawang merah, sampai lebih banyak infromasi yang diketahui tentang wabah tersebut.

Pejabat kesehatan mendesak pengecer dan restoran di provinsi-provinsi tersebut untuk tidak menggunakan, menjual, atau menyajikan bawang merah yang diimpor dari AS.  Sejauh ini, dilansir laman cbc.ca, mereka yang sakit dikabarkan sebelumnya memakan bawang merah di rumah, restoran, dan rumah perawatan jangka panjang.

Badan Inspeksi Makanan Kanada mengeluarkan perintah penarikan untuk bawang merah yang diimpor ke Kanada oleh Sysco. Bawang merah yang ditanam di Kanada tidak terlibat dalam penarikan ini.

Siapa pun dapat terkena infeksi salmonella, tetapi anak-anak berusia lima tahun ke bawah, orang dewasa yang lebih tua, wanita hamil, atau orang dengan sistem kekebalan yang lemah berisiko lebih tinggi untuk tertular kasus penyakit serius.  Gejalanya umumnya meliputi demam, panas dingin, diare, kram perut, sakit kepala, mual, hingga muntah-muntah. (NE)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here