Piramida Giza dan Menara Burj Khalifa Tampilkan Bendera Lebanon sebagai Bentuk Solidaritas

Piramida giza. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Abu Dhabi – Lebih dari 100 orang dilaporkan tewas, dan ribuan warga lainnya terluka pada Selasa (4/8), ketika ledakan dahsyat mengguncang area pelabuhan Beirut, Lebanon.

Ledakan itu menimbulkan asap tebal berbentuk jamur ke udara, mengirimkan gelombang kejut ke seluruh ibu kota, menghancurkan rumah, kantor, dan bangunan lainnya, serta terdengar hingga ke Siprus di Mediterania.

Dalam pidato singkat yang disiarkan televisi, Perdana Menteri Hassan Diab mengimbau semua negara dan sahabat Lebanon untuk memberikan bantuan kepada negara kecil itu. “Kami menyaksikan bencana nyata,” katanya.

Pencurahan pikiran, doa, dan sumber daya dalam bentuk bantuan moneter dan kemanusiaan membanjiri Beirut dari seluruh dunia. Sementara orang-orang Beirut dengan kondisi terpuruk, memulai periode berkabung nasional selama tiga hari.

Selain doa dan bantuan moneter, sejumlah bentuk dukungan kepada warga Lebanon juga disampaikan dalam bentuk berbeda. Menara Burj Khalifa di Dubai, dan Piramida Giza di Kairo menampakkan gambar raksasa bendera Lebanon pada bagian utama bangunan, dalam upaya untuk menyatakan dukungan bagi rakyat Lebanon.

“#BurjKhalifa menyalakan solidaritas dengan saudara-saudari kita di #Lebanon,” demikian tulisan di bawah gambar yang diposting oleh halaman Instagram landmark itu.

Sementara itu, Toronto meredupkan lampu pada papan nama 3D-nya untuk menghormati para korban dalam peristiwa tragis tersebut.

Penyebab ledakan mengerikan tersebut saat ini diduga terkait dengan keberadaan amonium nitrat, sebanyak 2.750 ton yang disimpan di salah satu gudang di area pelabuhan, selama enam tahun tanpa langkah-langkah keamanan. (Msh)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here