Penelitian: Penggunaan APD secara Tepat Sangat Meredam Penyebaran Covid-19 di Kalangan Petugas Medis

Petugas medis memakai APD lengkap. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, San Fransisco — Pandemi Covid-19 menguak rendahnya kesiapan California dalam mengatasi ancaman kesehatan masyarakat yang jarang terjadi namun sangat membahayakan. Pandemi telah menyebabkan konsekuensi kesehatan maupun finansial serius, ungkap sebuah penelitian yang diterbitkan bersama pada Rabu (12/8) oleh Labor Center Universitas California (UC Berkeley) dan Fakultas Kesehatan Masyarakat UC Berkeley.

Penelitian ini memaparkan bahwa penggunaan alat pelindung diri (APD) secara tepat dapat sangat meredam penyebaran Covid-19 di kalangan pekerja kesehatan. Temuan ini setelah merujuk pada berbagai penelitian terhadap pekerja rumah sakit di China, Belanda, dan panti wreda di Negara Bagian Washington, Amerika Serikat (AS).

Penelitian ini menunjukkan bahwa setidaknya 35 persen dari kurang lebih 50.950 kasus Covid-19 yang ditemukan sejauh ini di kalangan pekerja esensial California dapat dicegah. Ini setara dengan 9 persen dari semua kasus di negara bagian tersebut.

“Kami memperkirakan bahwa sedikitnya 20.860 kasus terkait Covid-19 di kalangan pekerja esensial mungkin dapat dicegah andai APD yang tepat tersedia,” sebut penelitian itu, yang menambahkan bahwa kemungkinan puluhan kematian di kalangan pekerja esensial dapat terhindarkan dengan penggunaan APD secara tepat.

Hingga 8 Agustus 2020, Departemen Kesehatan Masyarakat California melaporkan 26.399 pekerja kesehatan di negara bagian itu teruji positif Covid-19. Di antara 10.293 kasus kematian Covid-19 yang dilaporkan negara bagian itu, sedikitnya 135 merupakan pekerja kesehatan.

Penelitian tersebut juga mengungkap bahwa potensi penghematan dari penghentian kontrak APD darurat yang mahal tidaklah signifikan jika dibandingkan dengan anggaran untuk menyiapkan persediaan APD pada harga normal saat tidak terjadi pandemi.  Biaya penyediaan lebih awal stok APD yang mencukupi dengan harga nonpandemi hanya 17 persen dari estimasi biaya yang dibutuhkan untuk penyediaan APD dengan harga pandemi saat ini, yang sudah melambung tinggi, papar penelitian itu.

Biaya untuk menjaga ketersediaan stok APD terhitung lebih murah dibanding membeli secara real-time di waktu pandemi, bahkan jika APD tersebut baru akan dibutuhkan 35 tahun lagi. “Bahkan jika kita cukup beruntung untuk tidak harus menggunakan stok APD tersebut sampai lebih lama lagi, langkah ini akan menjadi bentuk jaminan yang sangat bijak secara finansial,” urai penelitian tersebut.

Kelangkaan masker di California terbantu sejak perusahaan China BYD Company mengirimkan ratusan juta masker, sehingga memastikan negara bagian tersebut bisa menyediakan APD kepada para tenaga kerjanya di lini depan selama pandemi global saat ini. (ant/xh/NE)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here