Buang Masker Sembarangan, Membahayakan Nyawa

Masker bedah dibuang sembarangan di sebuah lokasi di Blantyre, Malawi, pada 17 Agustus 2020. (Xinhua/Joseph Mizere)

Indonesiainside.id, Blantyre – Penggunaan masker telah menjadi kebiasaan baru bagi banyak orang Malawi. Selain itu, langkah-langkah perlindungan baru demi mencegah penyebaran pandemi lebih lanjut telah membuat berbagai jenis masker tersedia untuk hampir semua orang di negara itu. Kendati demikian, muncul kekhawatiran bahwa beberapa orang tidak tertib dalam membuang masker bekas pakai mereka.

Saat berjalan melintasi area pemukiman Blantyre, kita dapat dengan mudah melihat banyaknya masker bedah (masker medis) yang dibuang ke sungai dan tempat-tempat sampah terbuka.

Menurut Kantor Kesehatan Distrik (District Health Office/DHO) Blantyre, hal seperti itu dapat mengancam upaya penanganan Covid-19 mengingat besarnya kemungkinan ada orang yang menggunakan atau menjual kembali masker bekas yang dibuang secara sembarangan.

Crissy Banda, Kepala Upaya Peningkatan Kesehatan di DHO Blantyre, mengaku sangat prihatin melihat situasi ini. Dalam sebuah wawancara, dia menekankan perlunya kepatuhan masyarakat terhadap semua pedoman sanitasi yang telah ditetapkan oleh kantor kesehatan Blantyre dan dewan kota.

“Prihatin sekali melihat beberapa orang tidak mengikuti langkah-langkah yang telah ditetapkan dalam membuang masker bekas pakai, padahal kami selaku DHO Blantyre sudah menasihati warga untuk menghindari semua tindakan yang dapat membahayakan nyawa orang lain, termasuk membuang limbah secara sembarangan,” katanya.

“Dari waktu ke waktu, kami juga terus menyarankan masyarakat agar membeli masker bedah dari pengecer resmi, alih-alih pedagang kaki lima. Besar kemungkinan orang akan menjual kembali masker yang dikumpulkan dari tempat sampah dan aliran sungai,” tuturnya lebih lanjut.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here