Hati-Hati Beli Masker, Studi Menunjukkan Banyak Tidaknya Penyebaran Droplet Tergantung Bahan dan Bentuk Masker

Indonesiainside.id, Jakarta – Sebuah studi di Amerika Serikat (AS) menunjukkan bahwa efektivitas masker untuk menekan penyebaran percikan cairan dari saluran pernapasan selama berbicara sangat bergantung pada bahan dan bentuknya.

Sekelompok ilmuwan, sebagian besar dari Universitas Duke, melakukan eksperimen dengan 14 tipe penutup wajah yang tersedia secara umum.

Tim itu menghitung seberapa banyak percikan yang dikeluarkan saat pengguna masker mengucapkan sebuah kalimat. Percikan tersebut dapat terlihat dengan melewati sinar laser.

Bahan yang umum digunakan yaitu kain polipropilen berlapis dua yang dapat mengurangi percikan sebanyak lebih dari 90 persen dibanding berbicara tanpa menggunakan penutup wajah.

Percikan dapat berkurang sebanyak sekitar 70 hingga 90 persen dengan masker berbahan katun, sekitar 65 persen dengan masker rajutan, dan sekitar 50 persen dengan bandana berlapis dua.

Namun, percikan meningkat sebanyak sekitar 10 persen dengan menggunakan “neck gaiter” atau kain penutup leher.

Tim itu mengatakan kain penutup leher tersebut tampaknya memencarkan percikan ukuran terbesar menjadi percikan berukuran lebih kecil dalam jumlah yang banyak.

Ditambahkan bahwa “penggunaan masker semacam itu mungkin tidak produktif” (kain penutup leher) karena partikel-partikel yang lebih kecil tetap berada di udara lebih lama dibandingkan percikan berukuran besar.

Sejumlah hasil penelitian tersebut dapat ditemukan di majalah AS, Science Advances.(EP/NHK)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here