Riset: Olahraga Mampu Memperbaiki Gejala Klinis Skizofrenia

Olahraga jogging. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Para peneliti membuktikan bahwa latihan olah tubuh dan pikiran ternyata dapat secara efektif memperbaiki gejala klinis yang khas pada penderita skizofrenia, ungkap sebuah artikel penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Psychiatry.

Meski terapi obat saja sudah cukup efektif dalam mengobati skizofrenia fase akut pertama, namun terapi ini kurang efektif dan memiliki efek samping yang jelas bagi pasien kambuh dan kronis. Latihan olah tubuh dan pikiran pun mulai diterima secara luas sebagai terapi pelengkap bagi pasien dengan toleransi olahraga yang rendah.

Tim peneliti dari Institut Psikologi di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China, yang bekerja sama dengan beberapa universitas dan institut asing, meninjau dan melakukan metaanalisis secara sistematis terhadap efek latihan olah tubuh dan pikiran pada pasien skizofrenia. Mereka meninjau 13 studi dari tujuh basis data dan menguji 1.159 pasien.

Hasilnya menunjukkan bahwa latihan tersebut ternyata secara efektif dapat memperbaiki gejala klinis yang khas pada pasien skizofrenia, termasuk halusinasi pendengaran, delusi, kebingungan mental, sifat pemalu, kurangnya daya pikir logis, dan sikap apatis. Latihan olah tubuh dan pikiran ini juga berkontribusi dalam terapi gejala depresi pada pasien skizofrenia.

Wei Gaoxia, seorang peneliti di institut tersebut, mengatakan bahwa diperlukan penyelidikan empiris lebih lanjut menggunakan teknik pencitraan otak untuk mengidentifikasi korelasi saraf yang mendasari efek latihan olah tubuh dan pikiran dalam mengobati skizofrenia.(EP/xh)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here