Berikut Cara Aman Berwisata di Era New Normal

Seorang wanita mengenakan masker sebelum memasuki Museum Louvre di Paris, Prancis. Xinhua/Gao Jing

Indonesiainside.id, Jakarta – Wajar bila Anda merasa ingin berjalan-jalan dan berwisata di tengah masa adaptasi kebiasaan baru (new normal) setelah berbulan-bulan di rumah saja. Staycation di hotel atau jalan ke gunung dan pantai bisa mungkin sudah ada di wishlist Anda sekarang.

Jika Anda ingin berwisata tanpa merasa was-was, berikut tips aman yang dapat dilakukan, seperti dikutip dari siaran resmi Pegipegi, Jumat.

1. Selalu bawa hand sanitizer

Cuci tangan secara berkala sangat penting untuk menjaga kebersihan tangan, apalagi mengingat banyak kuman hingga virus yang dapat menempel di tangan.

Selain itu, kita juga sangat sering menyentuh wajah dengan tangan. Penelitian menunjukkan kita menyentuh wajah menggunakan tangan bahkan hingga 23 kali hanya dalam satu jam.

Jika mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir tidak memungkinkan, maka hand sanitizer dapat digunakan menjadi pengganti sabun.

2. Selalu gunakan masker kain

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) telah merekomendasikan bahwa semua orang untuk mengenakan masker kain jika ingin pergi ke tempat umum.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus dari orang tanpa gejala (OTG). Namun, menggunakan masker bukan berarti aman untuk berdekatan dengan orang lain. Tetap laksanakan protokol menjaga jarak yang baik dan benar.

3. Pilih kursi di dekat jendela pesawat

Jika memungkinkan, saat bepergian dengan pesawat, pilih tempat duduk yang dekat dengan jendela. Sebuah penelitian dari Emory University menemukan bahwa selama musim flu tempat teraman untuk duduk di pesawat adalah dekat jendela. Mengapa? Karena orang yang duduk di kursi dekat jendela memiliki lebih sedikit kontak dengan orang yang berpotensi sakit.

4. Bawa peralatan makan sendiri

Peralatan makan dan minum seperti sendok, garpu, dan tumbler dapat dibawa ke mana pun ketika bepergian. Dengan membawa peralatan makan sendiri, maka dapat mencegah terjadinya penularan.

5. Check-in secara online

Boarding pass adalah salah satu benda yang sering berpindah tangan dan disentuh untuk diperiksa. Solusi untuk mengurangi sentuhan di masa pengecekan adalah lewat boarding pass online. Bila memungkinkan, check in secara mandiri secara daring uuntuk mengurangi kontak fisik.

6. Bawa termometer digital sendiri

Pengecekan suhu tubuh sudah normal dilakukan di area publik saat ini. Anda bisa membeli termometer yang lebih kecil untuk mengecek suhu tubuh secara reguler di destinasi yang dituju.

7. Pilih destinasi luar ruangan ketimbang dalam ruangan

Penyebaran virus lebih rentan di tempat tertutup dan padat. Hal ini membuat destinasi luar ruangan seperti taman, pantai, gunung, dan sejenisnya akan lebih populer. Selama menerapkan protokol menjaga jarak, destinasi outdoor cenderung lebih aman.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here