Masyarakat Harus Patuhi 3M agar Laju Covid-19 Bisa Ditekan

Seorang warga mengenakan masker wajah saat beribadah. Agensi Anadolu/Dedy Sutisna

Indonesiainside.id, Jakarta—Laju kasus Covid-19 di Indonesia semakin mengkhawatiran. Pakar kesehatan Prof. Dr. dr. Akmal Taher merekomendasikan strategi yang bisa dilakukan masyarakat dengan mengikuti 3M dan 3T.

“Masyarakat mengikuti 3M (memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan), bagian tenaga kesehatan 3T yakni tracing (testing, treatment) atau mencari yang positif, tidak hanya menunggu, lalu tes. Kalau positif isolasi (pasien) sehingga tidak menularkan,” kata Akmal yang merupakan pakar bidang urologi, dalam sebuah diskusi daring, Sabtu (3/11).

Menurut mantan Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 ini masyarakat sudah harus berperilaku 3M. Hal ini wajib dilakukan agar strategi tersebut bisa berhasil. Komunitas bisa berperan menjangkau masyarakat melalui pendekatan masing-masing.

Penanganan pandemi Covid-19 di Vietnam mungkin bisa menjadi contoh. Masyarakat diminta membayangkan Covid-19 sebagai musuh atau penjajah negeri mereka di masa lalu. Hal ini menjadi salah satu alasan tak ada transmisi lokal di Vietnam selama beberapa minggu terakhir.

Duta Besar Indonesia untuk Vietnam, Ibnu Hadi pernah mengatakan, masyarakat di sana patuh melaksanakan aturan pemerintah. Di sisi lain, pemerintah juga langsung mengambil langkah saat ada potensi penyebaran. Sejauh ini, Vietnam tercatat memiliki 1.069 kasus positif, dengan 35 kematian dan 1.020 pasien berhasil sembuh.

Lebih lanjut, terkait tracing, seperti saran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), para tenaga kesehatan perlu mencari setidaknya 30 orang yang berkontak erat dengan pasien positif Covid-19 selama dua minggu terakhir. Mereka ini harus ditemukan setidaknya dalam waktu 3×24 jam.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here