Tidak Direkomendasikan Dokter, Masker Ini Banyak Dipakai Berolahraga

Masker scuba

Indonesiainside.id, Jakarta – Dokter spesialis kedokteran olahraga Michael Triangto,Sp.KO mengatakan masker scuba yang sudah diberi tambahan lapisan tisu tetap tidak direkomendasikan untuk dipakai berolahraga.

Berdasarkan rekomendasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), masker harus terdiri dari tiga lapisan, termasuk masker kain dan masker surgical.

“Masker scuba itu satu lapis, berarti tidak memenuhi standard yang diminta, jadi tidak boleh,” kata Michael ketika dihubungi Ahad (11/10).

Meski dilapisi dengan tisu, belum tentu masker tersebut lantas otomatis jadi memenuhi kriteria yang ditetapkan WHO. Menurut panduan mengenai pemakaian masker kain dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), masker harus terdiri atas minimal tiga lapisan yaitu lapisan bagian dalam berupa bahan yang menyerap air seperti katun, bagian tengah berupa bahan tanpa tenun seperti polipropilen, dan bagian luar berupa bahan yang tidak menyerap seperti poliester atau campurannya.

Jika memang ingin memakai masker scuba yang aman, kenakanlah masker medis sebelum dilapisi dengan masker scuba sehingga ada dua masker yang dipakai.

“Kalau itu pasti bisa karena ada masker surgical yang memenuhi persyaratan,” ujar Michael.

Olahraga untuk menjaga kesehatan dilakukan dengan intensitas ringan hingga sedang, sementara olahraga dengan intensitas berat diperuntukkan bagi atlet yang akan bertanding.

Penggunaan masker saat berolahraga dengan intensitas ringan hingga sedang takkan mempersulit sistem pernapasan.

“Untuk yang ingin tetap berolahraga berat tentunya tidak akan dapat dilarang, dengan demikian boleh tetap dilakukan olahraganya namun dianjurkan dilakukan di dalam rumah sehingga tidak akan terkena kewajiban menggunakan masker dan kemungkinan untuk terinfeksi maupun menginfeksi dari dan ke orang lain,” kata Michael.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here