Kedai Kopi di Jakarta Diperbolehkan Buka, Ini Syaratnya

Pelanggan makan di tempat di sebuah kafe di Jakarta, Senin (8/6). Agensi Anadolu/Anton Raharjo

Indonesiainside.id, Jakarta–Pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di DKI Jakarta mulai 12 – 25 Oktober 2020 disambut gembira sejumlah pemilik kedai kopi dan restoran. Pasalnya cafe dan restoran kini diperbolehkan untuk buka dan bisa makan ditempat.

“Infonya cukup mendadak ya. Sampai kaget dan jujur kita enggak ada persiapan apa-apa,” kata Natasha Victoria Lucas, Co- Owner Kupi+Ruti & For Good Juicery, Senin (12/11).

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengizinkan lima sektor usaha di wilayahnya menampung sampai dengan 50 persen pengunjung selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi yang diberlakukan tanggal 12 – 25 Oktober 2020.

Pada periode PSBB transisi, para pemilik restoran, termasuk kedai kopi, kembali dapat izin melayani konsumen menyesap minumannya di tempat mereka.

Natasha pun dapat melayani konsumen yang ingin menikmati kopi serta roti aneka rasa yang disuguhkan di restoran.

Dia akan menerapkan aturan yang sama di restorannya seperti masa PSBB transisi yang lalu sesuai yang ketetapan pemerintah.

Restoran, rumah makan dan kafe diperbolehkan melayani makan di tempat mulai pukul 06.00 WIB sampai 21.00 WIB, sementara layanan antar (delivery) bisa dilakukan 24 jam.

Ketentuan khusus yang harus dijalani oleh jenis usaha tersebut meliputi pembatasan kapasitas pengunjung dan petugas maksimal 50 persen. Jarak antarmeja dan kursi minimal harus 1,5 meter dan para pramusaji diwajibkan memakai masker, pelindung wajah (face shield) dan sarung tangan.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here