Begini Tanda Anak Mengalami Krisis Identitas yang Tak Wajar

Kenali Gejala Depresi, Dapat Mencegah Tindakan Bunuh Diri
Ilustrasi Gejala Depresi. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta–Psikolog klinis anak dan keluarga dari Tiga Generasi, Saskhya Aulia Prima mengungkapkan sejumlah tanda tak wajar saat Anda menghadapi krisis termasuk di masa pandemi Covid-19, salah satunya merasa kesepian berkepanjangan.

Kondisi ini bisa terjadi saat tak ada dukungan dari lingkungan sekitar termasuk keluarga di sisi Anda. “Memang saat krisis tidak dipungkiri ada sesuatu yang berubah, tetapi kita harus lihat yang masih wajar apa. Bosan tapi enggak ngapa-ngapain, sedih mulu ini tanda kita harus melakukan sesuatu untuk kesehatan mental,” kata dia dalam webinar “Sehat Jiwa untuk Semua”, Sabtu (17/11).

Selain kesepian, semua deadline atau pekerjaan tidak ada yang bisa diselesaikan, lalu mengalami perasaan tidak nyaman secara berkepanjangan dan muncul keinginan untuk menyakiti diri sendiri atau mengakhiri hidup juga dianggap hal tak wajar menurut Saskhya.

Tanda lainnya, Anda sama sekali tidak termotivasi untuk bekerja dan berusaha serta melakukan kekerasan pada anggota keluarga juga menjadi tanda tak wajar saat Anda menghadapi krisis.

Sebaliknya, tergolong wajar saat Anda merindukan masa sebelum pandemi Covid-19, ingin travelling, keluar rumah untuk bertemu teman, menemukan kebosanan dan kejenuhan, takut membaca berita tak benar, sesekali berkonflik dengan anggota keluarga dan mempertanyakan masa depan.

“Ini wajar karena kita semua sedang mengalami ini,” tutur Saskhya.

Konflik dengan keluarga selama pandemi juga ternyata dialami selebritas Mona Ratuliu. Walau begitu, seperti Saskhya, ibu dari empat anak itu mengatakan konflik dalam keluarga sesuatu yang wajar.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here