Ilmuwan Temukan Potensi Organ Baru dalam Kepala Manusia

Ilustrasi: Pemeriksaan kelenjar ludah. (Riccardo De Luca - Anadolu Agency )

Indonesiainside.id, Washington – Sekelompok peneliti Belanda menemukan kumpulan organ yang sebelumnya tidak dikenal di dalam kepala manusia. Namun, bagian organ tersebut tidak mudah diakses.

Para ilmuwan mengatakan bahwa sepasang kelenjar itu disebut kelenjar ludah tubarial. Mereka berada di area di bagian belakang tenggorokan yang dikenal sebagai nasofaring yang mengenai rongga hidung.

Para peneliti menerbitkan temuan mereka di Jurnal Radioterapi dan Onkologi edisi September, yang kemudian di laporkan oleh New York Times pada Senin.

“Kelenjar itu kecil tapi terlihat oleh mata manusia, namun lokasi tempat mereka ditemukan di bawah dasar tengkorak, tidak terlalu mudah diakses dan memerlukan pencitraan yang sangat sensitif untuk mendeteksinya,” kata Dr. Wouter Vogel, salah satu peneliti dari studi tersebut, kepada New York Times.

Vogel mengatakan penemuan ini bisa membantu menjelaskan mengapa pasien yang menerima terapi radiasi untuk kanker di daerah kepala atau leher umumnya mengalami mulut kering dan kesulitan menelan.

Dia mencatat bahwa karena kelenjar itu sebelumnya tidak terdeteksi, tidak ada yang pernah mencoba untuk menyelamatkannya. Namun, beberapa ilmuwan meragukan apakah kelenjar itu harus dianggap sebagai organ baru yang unik.

Dr. Alvand Hassankhani, seorang ahli radiologi di Universitas Pennsylvania, mengatakan kepada New York Times bahwa ada ribuan kelenjar ludah kecil di kepala manusia selain tiga kelenjar utama yang diketahui.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here