Yogyakarta Mempertanyakan Dana Hibah Pariwisata, Cairnya Itu Kapan?

Salah satu destinasi wisata di Yogyakarta. Foto: antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Yogyakarta yang akan menjadi salah satu kota/kabupaten di Indonesia yang menerima dana hibah pariwisata dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berharap dana tersebut bisa segera dicairkan dalam waktu dekat.

“Dana ini akan sangat membantu upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi khususnya dari sektor pariwisata,” kata Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti di Yogyakarta, Ahad(25/10).

Meskipun demikian, Haryadi menyebut, penggunaan dana hibah harus dilakukan dengan hati-hati dan akuntabel, sehingga penentuan hotel dan restoran yang nantinya menerima dana tersebut harus dilakukan selektif tanpa intervensi dari pihak manapun.

“Jadi, tidak boleh ada intervensi dari siapapun termasuk saya. Tidak bisa hanya karena dia temannya wali kota atau pejabat lain, lalu mendapat dana hibah. Pemberian harus bersih termasuk besaran dan pemanfaatannya,” katanya.

Ia pun berharap agar pelaku usaha yang nantinya memperoleh bantuan dana tersebut dapat mempertanggungjawabkan penggunaannya. “Harapannya, dalam waktu dekat ini sudah bisa dicairkan ke daerah karena memang sangat dibutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta Kadri Renggono mengatakan, akan ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh hotel dan restoran yang bisa mendapat dana hibah tersebut.

Sejumlah persyaratan tersebut di antaranya hotel masih beroperasi, memiliki perizinan yang lengkap untuk berusaha, ketaatan membayar pajak, dan sejumlah syarat lainnya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here