Waspada! Timbul Jerawat akibat Sering Pakai Masker, Ini Solusinya

Ilustrasi masker.

Indonesiainside.id, Jakarta – Masalah jerawat jadi salah satu efek samping dari mengenakan masker sepanjang hari selama pandemi COVID-19, yang kerap disebut dengan istilah “maskne”, gabungan dari “masker” dan “acne” (jerawat).

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RS Pondok Indah – Puri Indah Susie Rendra menjelaskan “maskne” terjadi karena pemakaian masker yang berkepanjangan dan terutama juga dipicu oleh pemakaian masker berlapis.

“Mekanisme terjadinya karena udara hangat ekspirasi (udara pernapasan yang dikeluarkan) terperangkap di lingkungan yang sempit sehingga meningkatkan kepengapan dan menimbulkan produksi keringat berlebih,” kata Susie kepada ANTARA dalam wawancara via surat elektronik.

Ada kalanya jerawat muncul akibat alergi atau ketidakcocokan dengan bahan masker yang digunakan sehingga memicu rasa gatal pada awalnya.

“Rasa gatal menyebabkan Anda sering memegang dan mengusap muka serta menaik-turunkan masker ke arah dagu. Hal ini juga meningkatkan risiko jerawat,” ujar dia.

Bila dirasa kurang cocok dengan bahan masker, Susie menyarankan untuk mengganti jenis dan merek masker dengan yang lain. Pilihlah jenis masker yang memberikan perlindungan maksimal dari virus penyebab COVID-19 dan virus lainnya.

Susie memberikan kiat untuk menghindari terjadinya jerawat akibat masker, yakni dengan mengganti masker setiap tiga hingga empat jam. Sebab, uap air hasil pernapasan biasanya sudah jenuh dalam waktu tersebut, dan akan membuat semakin pengap apabila masker tetap digunakan

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here