Stasiun Tanah Abang Kembali Normal, MRT Senayan hingga Dukuh Atas Mulai Dibuka

Stasiun Tanah Abang Normal (ant)

oleh: Nurcholis |

 

Indonesianside.id, Jakarta – Aktivitas di dalam dan sekitar Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat, sudah berjalan normal setelah sehari sebelumnya ditutup, menurut pantauan Antara, Kamis pagi.

“Semua normal. Kondisi penumpang juga sepertinya mirip hari biasa. Tapi yang di pasar masih sepi. Mungkin karena takut,” ungkap Amaludin, sekuriti yang bertugas di Stasiun Tanah Abang, Kamis.

Sebelumnya perwakilan PT Kereta Commuter Indonesia sudah mengonfirmasi bahwa Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Palmerah telah dibuka kembali dan melayani naik turun pengguna kereta rel listrik (KRL).

“Stasiun Palmerah dan Stasiun Tanah Abang mulai jadwal pemberangkatan KRL pertama pada pagi hari ini kembali melayani naik turun pengguna untuk relasi Rangkasbitung/Maja/Parungpanjang/Serpong – Tanah Abang PP,” ujar VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba dalam keterangan resmi sebelumnya.

Namun, pihak PT KCI masih mengimbau pengguna kereta KRL terus mengikuti perkembangan informasi terkini mengenai operasional dan layanan kereta.

Saat terjadi aksi massa pada Rabu, 22 Mei, pihak pengelola kereta KRL itu sempat melakukan rekayasa pola operasi dan pelayanan untuk kereta menuju ke Stasiun Palmerah dan Stasiun Tanah Abang.

Meski mengaku sempat takut, penumpang kereta tetap berharap bahwa aktivitas akan berjalan normal dalam beberapa hari ke depan.

“Kemarin saya libur, tapi lihat di televisi memang buat saya jadi agak takut. Tapi hari ini untungnya sudah normal. Semoga besok-besok tidak ada lagi seperti kemarin,” ungkap Desi, salah satu penumpang kereta KRL yang mengaku bekerja di sekitar Jalan Sudirman.

MTR Dibuka

Sementara itu, PT Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta telah membuka kembali layanan Stasiun MRT bawah tanah dimulai dari Stasiun Senayan hingga Stasiun Dukuh Atas BNI pada pagi hari ini.

“Layanan Stasiun MRT bawah tanah dimulai dari Stasiun Senayan sampai dengan Stasiun Dukuh Atas BNI kembali dibuka dari 08:30 pagi ini hingga update kami selanjutnya,” ujar Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis.

Namun, menurut dia, Stasiun Bundaran HI saat ini masih ditutup.

“Prioritas utama kami adalah keselamatan penumpang MRT dan keamanan sarana prasarana MRT milik kita bersama,” katanya dikutip Antara.

Muhamad Kamaluddin juga menambahkan bahwa update operasional MRT Jakarta untuk 23 Mei 2019 mulai pukul 8:30 dari Lebak Bulus Grab hingga Stasiun Dukuh Atas BNI melewati 12 stasiun MRT.

Sebelumnya PT Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta akan mulai memberlakukan rekayasa jalur MRT Jakarta pada Kamis pagi ini pukul 05.00 WIB.

Selain itu, pihaknya juga menutup semua stasiun bawah tanah MRT Jakarta pada Rabu malam, dimulai dari Stasiun Senayan sampai dengan Stasiun Bundaran HI.

Sedangkan untuk stasiun layang MRT Jakarta, PT Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta kemarin malam mengoperasikan stasiun-stasiun tersebut hingga pukul 24.00 WIB.

Dalam memberikan pelayanannya, PT MRT Jakarta akan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan setiap penumpang yang menggunakan layanan MRT Jakarta. (cak)

 

 

 

 

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here