Antisipasi Kemarau, Pemerintah Karawang Bangun Tiga Penampungan Air

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Oleh: M Aulia Rahman

Indonesiainside.id, Jakarta – Kemarau panjang tahun ini membuat beberapa pihak terkait harus siaga. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, membangun penampung air hujan di tiga titik untuk mengatasi persoalan kekeringan yang rutin terjadi setiap tahun di wilayah tersebut.

“Ini penanganan bencana kekeringan jangka panjang,” ujar Kepala Dinas LHK Karawang, Wawan Setiawan, Ahad (14/7. Menurut dia, langkah tersebut merupakan antisipasi dari kemarau panjang yang akan datang sebentar lagi.

Ia menambahkan, bahwa tempat penampungan air tersebut memiliki kapasitas masing-masing 500 liter. “Air hujan itu selanjutnya bisa diolah dengan standar layak pakai,” imbuhnya.

Saat ini penampungan air tersebut dibangun di tiga titik, yakni Desa Sukaluyu, Adiarsa Barat dan Bengle. Sementara itu, Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, mengatakan akan segera melakukan kajian wilayah terdampak kekeringan di musim kemarau tahun ini.

Kajian dilakukan untuk menentukan langkah penanganan kekeringan. Ia menuturkan beberapa cara penanganan kekeringan akan dikaji oleh pemerintah daerah, di antaranya pembuatan bendungan, sumur resapan, sumur bor hingga pembuatan embung tadah hujan.

“Tetapi semua itu perlu kita kaji. Misalnya pembuatan bendungankan perlu kita perhatikan. Seperti bagaimana lahannya, lalu sumur juga perlu kita perhatikan bagaimana kondisi air tanahnya,” ungkapnya. (AS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here