Antisipasi Kekeringan, PAM Jaya Siapkan Distribusi Air Bersih untuk 30.000 Warga

air-bersih-kemarau
Pekerja mengisi air bersih ke jerigen. Foto: Antara

Oleh: M Aulia Rahman

Indonesiainside.id, Jakarta – Sudah satu minggu sejak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Klas II Tangerang Selatan mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis di wilayah DKI Jakarta dan Banten. Untuk mengantisipasi hal tersebut, saat ini PD PAM Jaya selaku BUMD penyedia air bersih sedang membangun proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) hutan kota di Jakarta.

Proyek ini dikerjakan untuk mendistribusikan air bersih ke 30.000 warga Jakarta yang belum mendapatkan akses air bersih. “Di Jakarta Barat dan Jakarta Utara terdapat beberapa wilayah yang memang belum mendapatkan saluran perpipaan. Di antaranya di Kamal, Pegadungan, Tegal Alur, dan Kamal Miara,” ujar Linda Nurhandayani, manajer Humas PAM, Selasa (27/8).

Saat ini, instalasi yang terpasang dalam proyek SPAM Jaya sudah 75 persen. Setelah mencapai 100 persen, PAM Jaya akan melakukan pemasangan pipa ke pelanggan.

“Diperkirakan, September sudah akan mulai pemasangan pipa pendistribusian ke pelanggan,” tuturnya. PAM Jaya sedang menyosialisasikan pemasangan saluran perpipaan ke kawasan yang direncanakan mendapat akses air bersih tersebut.

“Tadi kami menyosialisasikan ke kelurahan bersama RW dan RT di Kelurahan Kamal Muara. Selanjutnya akan dilaksanakan sosialisasi ke pihak Kelurahan Kamal, Tegal Alur, dan Pegadungan,” paparnya.

Sejak tahun lalu proyek yang akan mengalirkan 500 liter air per detik ini sudah dikerjakan. Pembangunan saluran air ini diharapkan dapat mengatasi polemik air bersih yang sudah dari dulu dialami sejumlah warga Jakarta Barat dan Utara. (AS)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here