Kebahagiaan Disabilitas Jadi Penghuni Rumah DP Rp0

penyandang disabilitas

Oleh: M Aulia Rahman

Indonesiainside.id, Jakarta – Suasana bahagia terpancar di wajah kepada calon penghuni Program Solusi Rumah Warga (Samawa) atau Rumah DP Rp0. Itu terjadi saat prosesi serah terima kunci yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kepada calon penghuni rumah Samawa di lokasi hunian Nuansa Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Sabtu (31/8).

Sebanyak 50 konsumen telah memasuki Tower Samawa yang merupakan hunian tahap pertama. Mereka mengungkapkan kebahagiaannya karena telah berhasil melewati serangkaian seleksi hingga mendapatkan hunian impian.

Salah satu yang berbahagia itu bernama Firman (34 tahun). Pria ini seorang penyandang disabilitas (tunanetra). Kemarin, ia telah menerima kunci bersama sang istri, Tihana. Dia merasa lega karena bisa mempunyai rumah sendiri dengan cara mandiri.

“Bagaikan mimpi, selama ini saya masih numpang di orang tua, terus masih wara-wiri sana-sini kan. Saya berpikir mustahil bagi kami bisa punya rumah sendiri dengan penghasilan yang secukupnya. Akhirnya ada program ini, dengan patungan kita berdua untuk pembayarannya. Alhamdullilah bisa punya,” paparnya, Ahad (1/9).

Firman yang telah sekitar 10 tahun berumah tangga ini mengaku tahu informasi terkait program tersebut saat mendatangi Dinas Perumahan Provinsi DKI Jakarta. Firman dan istrinya menempati unit tipe studio satu kamar.

“Alhamdulillah atas izin Allah kebetulan di sana lagi ada pembukaan rumah DP Rp0. Nah dari petugas perumahan kita diarahkan untuk registrasi pendaftaran. Makanya sampai saat ini kami ucapkan terima kasih untuk semua pihak terkait, terutama pada Pak Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta. Kami sangat terbantu untuk bisa memiliki rumah sendiri,” tuturnya.

Firman bekerja di Pusat Pemilihan Umum Akses (PPUA), sedangkan sang istri yang mengajar sebagai guru di SLB Betung Raya, Pondok Bambu, Jakarta Timur. Mereka mengaku akan lebih nyaman tinggal di rusun yang lokasinya sangat strategis. “Karena saya ngajarnya di daerah Pondok Bambu Betung Raya, jadi alhamdulillahnya kita justru lebih dekat daripada harus ke Jakarta Selatan. Itu susah aksesnya, kalau pagi suka macet, suka telat,” tutur sang istri.

Sesuai dengan tujuannya untuk memudahkan warga Jakarta memiliki rumah impian, program ini terbukti dapat dimiliki oleh siapa pun, terutama penyandang disabilitas. Hal itu sekaligus dapat meningkatkan kualitas hidup warga di ibu kota. (AS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here