Bendera Setengah Tiang Selama Tiga Hari di Balai Kota untuk Hormati Habibie

Bendera setengah tiang
Bendera setengah tiang terpampang di Balai Kota DKI Jakarta. Foto: M Aulia Rahman/Indonesiainside.id

Oleh: M Aulia Rahman

Indonesiainside.id, Jakarta – Pemerintah Republik Indonesia menginstruksikan pengibaran bendera negara setengah tiang dan menetapkan hari ini, Kamis (12/9) hingga tiga hari ke depan sebagai Hari Berkabung Nasional. Hal tersebut merupakan bentuk penghormatan atas wafatnya Presiden ke-3 Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie.

Arahan tersebut ditujukan kepada semua pimpinan lembaga negara, dari pusat hingga daerah. Gubernur, bupati, walikota juga diminta untuk mengimbau kepada masyarakat agar mengibarkan bendera negara setengah tiang.

Di Balai Kota DKI Jakarta pemandangan bendera setengah tiang juga terlihat. Pengibaran bendera merah putih setengah tiang ini sudah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sejak tadi pagi.

“Iya sudah dari tadi pagi dibikin setengah tiang,” kata salah satu petugas keamanan Balai Kota DKI. Kementerian Sekretaris Negara (Kemensetneg) mengeluarkan imbauan turut mengibarkan bendera negara setengah tiang atas meninggal BJ Habibie.

Imbauan itu tertuang di surat edaran Mensesneg Nomor: B-1010/M.Sesneg/Set/TU.00/09/2019 tertanggal 11 September 2019 dengan sifat sangat segera. Hari berkabung nasional ini dilaksanakan selama tiga hari berturut- turut, mulai tanggal 12 September hingga 14 September mendatang.

“Perintah atasan tadi suruhnya tiga hari. Tanggal 15 (Sepetember) baru normal lagi,” paparnya.

Presiden BJ Habibie mengembuskan nafas terakhirnya di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat pada Rabu (11/9) petang karena gagal jantung. Sebelumnya ia sempat dirawat insentif di rumah sakit ini selama beberapa hari.

Habibie akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, siang ini. Makamnya bersampingan dengan sang istri, Ibu Negara Ainun Habibie yang telah terlebih dahulu berpulang pada 10 Mei sembilan tahun silam.

Sejak kemarin malam, berbagai tokoh penting dan pejabat telah hilir mudik di rumah duka yang berlokasi di Jalan Patra Kuningan XIII Blok L XV Kav 5, Kuningan, Jakarta Selatan. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bersama ibunya, Aliyah Rasyid Baswedan, beserta saudara kandungnya Abdillah Rasyid Baswedan menyempatkan diri untuk melayat pagi tadi.

Anies berceritra hubungan ibundanya dan Habibe. Keduanya kerap bekerja sama dalam berbagai misi sosial, salah satunya adalah kegiatan beasiswa untuk pelajar-pelajar Indonesia.

Mendengar Habibe berpulang, Aliyah Rasyid langsung berangkat dari kediamannya di Yogyakarta menuju Jakarta demi melihat Habibe untuk yang terakhir kalinya. Anies bersama keluarganya berbelasungkawa atas wafatnya pria berjulukan ‘Mr. Crack’.

“Kita semua merasakan duka cita dan kita mendoakan agar pak Habibie dimuliakan derajatnya di sisi Allah, ditinggikan derajatnya, diterima semua amal ibadahnya, dan insya Allah terus menjadi teladan bagi kita. Amal jariyahnya lewat ilmu, lewat begitu banyak kegiatan yang beliau lakukan semasa hidupnya, Insya Allah akan menjadi pengalir pahala tanpa henti untuk almarhum di alam berikutnya,” kata Anies. (AS)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here