Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Diserahkan ke 5.061 Mahasiswa

anies baswedan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat memberikan keterangan kepada wartawan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat. Foto: M Aulia Rahman/Indonesiainside.id

Oleh: M Aulia Rahman

Indonesiainside.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memberikan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) kepada 5.061 mahasiswa asal DKI Jakarta, secara simbolis, yang menempuh pendidikan tinggi tahun ajaran 2018/2019 di 90 Perguruan Tinggi Negeri se-Indonesia. Dalam sambutannya, Anies berpesan agar kesempatan kuliah tidak boleh disia-siakan dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan meraih prestasi akademis sekaligus pengembangan diri di luar kelas.

“Saya menganjurkan bagi teman-teman penerima KJMU, Anda harus dua-duanya dapat, yaitu prestasi akademik tinggi dan kemampuan kepemimpinan tumbuh berkembang dengan baik. Targetkan di situ. Bangsa ini membutuhkan banyak pemimpin yang terdidik. Karena itu, saya ingin teman-teman semua penerima KJMU, Anda melihat ini sebagai sebuah tanggung jawab, bahwa saya harus menjadi pemimpin,” ujarnya, Senin (30/9).

Melalui KJMU, mahasiswa penerima diberikan Rp9 juta per semester yang terdiri dari biaya penyelenggaraan pendidikan atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan biaya pendukung personal.

Penerima KJMU Tahun Pelajaran 2018/2019 sebanyak 5.061 mahasiswa yang tersebar di 90 PTN yaitu:
– 6 PTN di wilayah DKI Jakarta sebanyak 3.627 mahasiswa
– 84 PTN diluar wilayah DKI Jakarta sebanyak 1.434 mahasiswa

Jumlah penerima KJMU dan kampus yang bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dari tahun 2016 sampai dengan tahun 2019 terus mengalami peningkatan secara signifikan, yaitu 594 mahasiswa di 46 PTN (2016), 2.191 mahasiswa di 68 PTN (2017), 4.542 mahasiswa di 85 PTN (2018), dan 5.061 mahasiswa di 90 PTN (2019). Melalui Pergub Nomor 97 Tahun 2019, sasaran penerima KJMU diperluas pada tahun 2020 yaitu tidak hanya bagi mahasiswa tidak mampu yang kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di bawah Kemenristekdikti dan Kemenag, tetapi menjangkau juga mahasiswa tidak mampu yang kuliah di Perguruan Tinggi Swasta (PTS). (PS)

 

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here