51 Kios Air Siaga Hadapi Kekeringan Jakarta

Ilustrasi tangki air. Foto: ant

Oleh: M Aulia Rahman

Indonesiainside.id, Jakarta – Musim kemarau belum berakhir, beberapa wilayah di ibu kota tengah mengalami kekeringan. Hal itu disebabkan sejumlah wilayah di Jakarta pengguna air tanah saat ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Untuk mengantisipasi wilayah pengguna air tanah yang mengalami kekeringan, PAM Jaya telah menyiapkan tujuh tangki air dan 51 kios air. Nantinya, wilayah terdampak (kekeringan) akan disambungkan ke pipa air PAM Jaya.

Priyatno Bambang Hernowo selaku Direktur Utama PAM Jaya, mengatakan pasokan air bersih PAM Jaya saat musim kemarau ini tidak mengalami perubahan dan masih dalam keadaan normal. Adapun wilayah yang mengalami kekeringan merupakan penggguna air tanah.

Wilayah yang mengalami kekeringan di antaranya Kamal Muara, Pegadungan, dan Penjaringan, Jakarta Utara. Untuk itu, melalui satuan petugas air bersih, pihaknya menerjunkan tujuh tangki air dengan masing masing tangki berkapasitas empat meter kubik.

“Satu meter kubik itu bisa digunakan 200 kepala keluarga per hari. Kami juga menyediakan 51 kios air bersih dengan menggunakan tangki air juga,” ujarnya, Senin (7/10).

Bambang memaparkan, ketahanan air bersih di Jakarta saat ini baru mencapai 60,2 persen, padahal itu layanan dasar kebutuhan warga Jakarta. Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, memperhatikan peningkatan air bersih di ibu kota.

Untuk itu, fungsi utama PAM Jaya adalah menyediakan air bersih atau perpipaan yang memang menjadi kewajiban pemerintah. Pada tahun ini, PAM JAya bersama PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) akan membangun 500 liter per detik pipa baru dan menyelesaikan transmisi serta distribusi perpipaan ke wilayah yang mengalami kekeringan itu.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here