Mantu Elvy Sukaesih Selipkan Narkoba Dibalik Jam Tangan

elvy sukaesih
Mantu penyanyi dangdut kondang Elvy Sukaesih, Muhammad Basurrah (kiri), tertunduk lesu saat petugas kepolisian melakukan konferensi pers di halaman Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/10). Foto: Fichri Hakiim/Indonesiainside.id

Oleh: Fichri Hakiim

Indonesiainside.id, Jakarta – Muhammad Basurrah atau lebih dikenal suami Dhawiyah atau mantu penyanyi dangdut Elvy Sukaesih, ditangkap petugas kepolisan karena kasus narkoba di Jalan Usaha, Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (5/10) dini hari pukul 00.30 WIB. Menantu pedangdut kondang, Elvy Sukaesih, ditangkap dengan barang bukti narkoba jenis sabu yang diselipkan dibalik jam tangan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengatakan petugas kepolisian menemukan barang bukti sabu ketika melakukan penggeledahan. “Sebanyak tiga plastik klip berisi narkotika yang disimpan di balik jam tangan sebelah kiri seberat 0,33 gram dan 0,33 gram bruto,” ujarnya di Polda Metro Jaya, Senin (7/10).

Baca Juga:  Demi Uang Rp50.000, Pria Ini Nekat Jadi Kurir Sabu-Sabu, Kini Harus Menghabiskan 10 Tahun di Penjara

Kemudian polisi juga mengamankan satu plastik klip berisi narkotika jenis sabu di dalam rokok berisi 0,41 gram bruto. Lalu dua unit gawai dan satu buah jam tangan.

Argo mengatakan, saat dilakukan tes urin, tersangka B positif menggunakan narkoba. “Tersangka B ini mantu dari Elvy Sukaesih, beliau sudah dua kali terjerat kasus ini,” ujarnya saat melakukan konferensi pers

Terlihat tersangka Basurrah tertunduk lesu saat petugas Kepolisian melakukan konferensi pers di halaman Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (7/10). Penangkapan Basurrah ini bukan yang pertama kalinya. Sebelumnya, pada Februari 2018, Basurrah pernah ditangkap petugas kepolisian bersama Dhawiya.

Baca Juga:  Bukannya Rajin Beribadah, Seorang Nenek Malah Jualan Barang Haram

Para tersangka dikenakan pasal Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1 Miliar dan paling banyak Rp10 Miliar.(PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here