Anies Tinjau Kebakaran RS Mayapada, Semua Tertangani Baik dan Cepat

Kebakaran RS Mayapada
Kebakaran RS Mayapada di Jalan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin malam (28/10). Foto: DPKP DKI

Indonesiainside.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau lokasi kebakaran Rumah Sakit (RS) Mayapada di Jalan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin malam (28/10). Dia memastikan upaya pemadaman dan kondisi pasien tertangani dengan baik.

Anies yang masih menggunakan baju batik Korpri mendatangi lokasi kebakaran dan meminta keterangan sejumlah pihak termasuk aparat di wilayah itu. Dia juga mencari tau penyebab kebakaran dengan menanyakan langsung kepada pihak RS Mayapada.

Anies mengatakan upaya pemadaman berlangsung cepat. Seluruh jajaran di wilayah itu merespons cepat sehingga situasi bisa terkendali.

“Pemadam bertindak cepat dan seluruh jajaran kita merespon cepat. Adapun tentang apa yang terbakar, berapa besar dan lainnya bisa tanya langsung pada pengelola rumah sakit saja,” jelas Anies.

Kedatangan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini ke lokasi untuk memastikan seluruh jajaran merespons cepat. Apakah camat dan petugas pemadam kebakaran yang tiba tepat waktu.

“10 unit pemadam sudah di lokasi, itu yang penting dan semua pasien sudah diamankan,” katanya.

Hasil perbincangan antara Anies dan pihak rumah sakit, pengelola merespons cepat kejadian dan memindahkan seluruh pasien ke ruang lobi dan lantai dua rumah sakit yang aman dari kebakaran.

Kebakaran melanda Mayapada Hospital Jalan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan. Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.05 WIB. Sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi yang tiba tepat waktu pada pukul 19.15 WIB.

Berdasarkan data dari Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan, api berasal dari lantai lima rumah sakit yang merupakan ruangan server.

“Kebakaran sudah bisa dikendalikan, 10 unit mobil pemadam kebakaran sudah menangani,” kata Kapolsek Cilandak Kompol M Marbun saat dikonfirmasi, Senin malam.

Pihaknya masih menghimpun kronologi kebakaran. Namun dari keterangan yang didapat, sumber berasal di lantai lima. “Ada percikan api lalu ada asap, mereka lalu padamkan ternyata ada keluar asap lagi, pada saat itu semua pasien dievakuasi,” kata Marbun.

Area yang terbakar merupakan ruang medis yang berada di lantai atas. Namun ia tidak merinci ruangan apa yang terbakar.

Saat ditanya penyebab kebakaran, Marbun mengatakan dugaan sementara karena arus pendek (korsleting) listrik.

“Karena itu kan ruang perawatan, paling korsleting listrik, tidak mungkin puntung rokok karena itu ruangan ber-AC,” katanya.

Marbun juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut. Pengelola rumah sakit merespons cepat kejadian, begitu juga petugas pemadam dan jajaran di wilayah.

“Sementara tidak ada korban, tadi manajer rumah sakit juga mengatakan tidak ada korban,” kata Marbun. (Aza/Ant)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here