Polemik Pendamping Anies, FPKS DKI Kukuh Pada Dua Calon Awal

Abdurrahman Suhaimi
Wakil DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS Abdurrahman Suhaimi . Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta menilai usulan empat cawagub yang dilakukan Partai Gerindra merupakan hal yang lumrah. FPKS DKI masih pada keputusan awal, yakni mengusulkan Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu sebagai pendamping Anies Baswedan.

“Secara formal itu belum diganti. Artinya di fraksi atau DPW belum ada pergantian nama dari dua nama itu sampai detik ini. Kalau besok saya tidak tahu,” ujar politikus PKS, Abdurrahman Suhaimi, Rabu (13/11).

“Kalau usulan banyak. Usulannya kan kemarin itu ada empat nama. Termasuk Pak Adhyaksa, juga muncul namanya dan seterusnya,” tuturnya.

Suhaimi memaparkan, secara informal banyak usulan nama cawagub yang ditujukan kepada PKS. Walau begitu, lanjut Suhaimi, PKS tetap kepada kesepakatan awal dengan Gerindra yakni mengajukan kedua nama lama itu.

“Yang jelas itu belum ada perubahan. Kita pedomannya surat resmi. Jadi surat resminya itu belum ada dari DPP untuk mengganti dua nama itu sampai detik ini.
Kalau pembicaraan tidak resmi, banyak sekali,” ucapnya.

Ia berharap proses pemilihan wakil gubernur (Wagub) DKI selesai akhir tahun ini. Bahkan, Anies Baswedan sudah lebih dari satu tahun tanpa wakil.

“Ya kan namanya usulan boleh-boleh saja usul. Diterima atau tidak itu kan lain persoalannya,” ujarnya.

Sebelumnya, Partai Gerindra mengajukan empat nama baru calon Wagub DKI. Keempat nama tersebut adalah Dewan Penasihat DPP Gerindra, Arnes Lukman; Wakil Ketua Umum Gerindra, Ferry J Yuliantoro; Sekretaris Jenderal Gerindra, Ariza Patria; dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah. (AS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here