Demam Skuter Elektrik, Satpol PP Jakpus Berjaga di JPO

skuter listrik
Ilustrasi: Pengguna skuter elektrik di trotoar Sudirman, Jakarta. Foto: Muhammad Zubeir/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Larangan penggunaan skuter elektrik di trotoar, jembatan penyeberangan orang (JPO), dan di saat car free day atau hari bebas kendaraan bermotor (HBKB), telah digaungkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Melalui Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, pengerahan sejumlah personel satuan polisi pamong praja (Satpol PP) dilakukan untuk menjaga JPO di wilayah tersebut.

“Iya ada. Dari pak camat sudah kita tegaskan untuk menjaga semua JPO agar tidak ada lagi skuter yang digunakan di JPO,” ujar Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwani, Senin (18/11).

“Semua akan kita tertibkan. Nanti, skuter elektrik akan dibolehkan yang ada di jalur sepeda, yang ada kan baru di Sudirman, Thamrin, sama (Jakarta) selatan,” tuturnya.

Walaupun bakal digabungkan dengan pesepeda, Irwandi menyarankan agar pengguna sekuter listrik juga berhati-hati. Imbauan tersebut merupakan tanggapan atas meninggalnya dua pengguna skuter elektrik beberapa waktu lalu.

“Sudah ada barrier tapi motor lewat, kan barrier gampang, ditendang saja sudah terpental. Jalur Sepeda masih berbahaya, kita memang menganjurkan bersepeda, tapi kita anjurkan juga untuk hati-hati. Jangan sampai nanti pemda memberikan jalur, terus ditabrak, di barrier, itu jadi masalah lagi. Padahal kan tidak mungkin kita jaga barrier itu satu-satu,” paparnya. (PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here