Ditetapkan Sebagai Kandidat Wagub DKI, Saefullah Tetap Bekerja Seperti Biasa

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, bersama pihak penyelenggara kegiatan Festival Pesona Jakarta. Foto: M Aulia Rahman/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Penetapan Wakil Gubernur (Wagub) DKI tak kunjung usai. Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, tak mau ambil pusing soal namanya ditetapkan sebagai kandidat pendamping Anies Baswedan oleh Partai Gerindra. “Saya setiap hari normal saja bekerja. Jadi wagub, (atau) tidak jadi wagub ya kerja saja,” ujarnya, Senin (18/11).

Ia enggan menanggapi soal proses (wagub) yang sampai saat ini tidak menemukan titik terang. Ia menuturkan bahwa penentuan calon wagub tidaklah sulit.

“Masa urusan sederhana begini berspekulasi, ini bukan hal rumit,” tuturnya. Hingga saat ini, ia belum dihubungi oleh Partai Gerindra sebagai partai yang mengusungkan namanya menjadi wagub. “Saya belum dikabari (Gerindra). Mau telepon-telepon juga, masa saya (duluan)?,” paparnya

Sebelumnya, secara diam-diam Partai Gerindra mengajukan nama Sekda DKI ke dalam bursa Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta. Bahkan, Anies Baswedan tidak mengetahui terkait rencana tersebut.

Selain Sekda DKI, Partai Gerindra mengajukan Dewan Penasihat DPP Gerindra, Arnes Lukman; Wakil Ketua Umum Gerindra, Ferry J Yuliantoro; dan Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria. Adapun Gerindra menyodorkan empat nama baru untuk bersaing dengan dua kandidat cawagub yang sebelumnya telah diajukan oleh PKS, Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.

Jika Gerindra memperoleh kesepakatan tersebut, posisi cawagub yang diusung oleh PKS bakal terancam. Pasalnya, dalam Pasal 176 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, hanya mewajibkan dua cawagub saja yang diusung oleh partai pengusung. (PS)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here