Wakil Gubernur DKI Masih Kosong, FPKS DKI Paparkan Alasannya

- Advertisement -

Indonesiainside.id, Jakarta – Pembahasan mengenai pendamping Anies Baswedan masih jalan di tempat. Saat ini, DPRD DKI Jakarta lebih fokus untuk menyelesaikan APBD DKI untuk tahun depan dibanding pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DKI.

Pemilihan wagub terhambat karena belum dibentuknya panitia pemilihan (panlih). Abdurrahman Suhaimi selaku Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menyatakan hal tersebut.”DPRD nanti akan membentuk panlih. Kenapa dibentuk panlih, karena yang dulu belum dibentuk panlih,” ujarnya, Selasa (19/11).

Pada periode sebelumnya, baru dibentuk tim untuk merumuskan tata tertib (tatib), namun belum sempat disahkan di paripurna. Saat ini, anggota parlemen kebon sirih telah berubah lantaran periode yang baru.”Maka, secara otomatis akan dibentuk panlih yang baru sesuai dengan komposisi anggota yang baru. Walaupun ada nama-nama lama,” paparnya.

- Advertisement -

Para anggota DPRD DKI bakal menuntaskan pembahasan anggaran. Sesuai aturan dari Kemendagri, ditargetkan pembahasan tersebut selesai pada akhir bulan ini. Kemudian, hasilnya dievaluasi oleh Kemendagri 15 hari, dan sampai jelang tahun baru. Selanjutnya, APBD sudah bisa dijalankan.”Itu sudah bentuk APBD 2020. Tapi, kemudian diberikan evaluasi ke Kemendagri lagi,” tuturnya.

Kemudian setelah APBD 2020 disetujui, DPRD DKI bakal fokus pada pemilihan wagub. Dalam paripurna, akan diverifikasi data calon wagub, kemudian dilanjutkan proses pemilihan di paripurna. “Karena tidak lama lagi sebenarnya, tinggal pengesahan di paripurna dan pengesahan panlih. Di situ hak masing-masing anggota dewan ditentukan. Adapun hak politik masing-masing dewan, mau memilih mau tidak mau apa di situ diberikan,” urai Suhaimi.

Sementara itu, ia menyatakan bahwa koalisi partai pengusung Anies-Sandi pada Pilkada DKI 2017 masih utuh. PKS maupun Gerindra tidak pecah kongsi, meskipun saat ini Gerindra mengajukan empat nama cawagub DKI.

“Kalau soal Gerindra mengajukan nama, itu komunikasinya dengan DPP PKS. Kalau kami, di PKS Jakarta posisinya menerima apapun keputusan DPP. Tapi sampai saat ini dua nama yang diajukan itu belum berubah di DPP,” kata dia.

Suhaimi menilai sikap mendadak Gerindra ini merupakan hal yang wajar dalam dinamika politik. Dia menegaskan bahwa koalisi partai pengusung tidak berselisih.

“Jadi begini, namanya politik itu kan dinamis, dan itu biasa saja. Tapi sudut pandangnya jangan pecah, kalau terbelah atau satu, itulah sudut pandang yang terbelah. Jadi kalau ada dinamika, ada pandangan lain setelah dinamika, dalam politik itu biasa saja. Jadi kita tidak melihat ini terbelah atau terpecah,” tegasnya. (PS)

Berita terkini

Gubernur Gorontalo Larang Warga Tinggal di Rumah akibat Banjir Bandang

Indonesiainside.id, Gorontalo - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie melarang warganya tinggal di rumah akibat banjir bandang yang melanda pada Jumat malam (3/7). “Sekarang yang kita lakukan...
- Advertisement -
ads1 mekarsari

12 Calon Pengantin di Nunukan Terdeteksi Positif Narkoba

Indonesiainside.id, Nunukan - Sebanyak 12 calon pengantin terdeteksi positif menggunakan narkoba setelah dilakukan tes urine oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, sepanjang...

Menteri Luar Negeri Pakistan Positif Covid-19

Indonesiainside.id, Islamabad-- Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi hari Jumat (3/7) dinyatakan positif virus corona baru. Menulis di akun twitter, Shah Mahmood mengabarkan...

Covid-19 Belum Terkendali, Jusuf Kalla: Masyarakat yang Harus Mengendalikan Diri

Indonesiainside.id, Jakarta - Laju penularan virus corona jenis baru (Covid-19) belum juga terkendali. Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengatakan, masyarakatlah yang...

Berita terkait

Mulai 13 Juli Stasiun Bogor dan Cilebut Tak Layani Pembelian Tiket Harian

Indonesiainside.id, Jakarta – Mulai Senin, 13 Juli 2020, Stasiun Bogor dan Cilebut tak lagi melayani pembelian maupun isi ulang THB. Dua stasiun ini akan...

Sembilan Pelaku Perusakan Hotel Mercure Diringkus

Indonesiainside.id, Jakarta--Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat meringkus sembilan pelaku perusakan di Hotel Mercure Tambora, Jakarta Barat. Perusakan lobi hotel tersebut berujung penganiayaan...

Jusuf Kalla Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid Amir Hamzah

Indonesiainside.id, Jakarta - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla mengajak masyarakat khususnya yang sering beraktivitas di Taman Ismail Marzuki (TIM) untuk memakmurkan Masjid...

Peserta Aksi Tolak Komunisme Rindukan Habib Rizieq Syihab Pulang ke Tanah Air

Indonesiainside.id, Bogor - Kerinduan akan kepulangan Habib Rizieq Syihab, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), bergemuruh dalam aksi demonstrasi yang menolak RUU HIP di...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here