Dorong Budaya Menabung, Bank DKI Kenalkan Tabungan Simpanan Pelajar

Pelayanan nasabah di Bank DKI.

Indonesiainside.id, Jakarta – Dalam momentum peringatan hari guru, salah satu badan usaha milik daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakatta, Bank DKI melakukan edukasi tabungan simpanan pelajar (Simpel). Hal tersebut dilakukan kepada 300 pelajar tingkat sekolah dasar (SD) se-Jakarta.

Herry Djufraini selaku Sekretaris Perusahaan Bank DKI, menyampaikan bahwa tabungan Simpel merupakan tabungan untuk siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA, Madrasah (MI, MTs, MA) atau sederajat yang diterbitkan secara nasional oleh bank-bank di Indonesia, dengan persyaratan mudah dan sederhana serta fitur yang menarik. Bank DKI turut berpartisipasi dalam program Tabungan Simpel yang tersedia dalam skema konvensional dan syariah dengan nama produk tabungan Simpel iB.

“Ini merupakan komitmen Bank DKI dalam mendorong budaya menabung sejak dini. Serta sebagai bentuk penerapan literasi dan inklusi keuangan,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima Indonesiainside.id, Senin (2/12).

Ia memaparkan, sebagai bentuk kemudahan untuk mendorong budaya menabung, biaya administrasi bulanan ditiadakan bagi para penabung tabungan simpanan pelajar. Setoran awal berjumlah Rp5.000,00. dengan minimum setoran selanjutnya Rp1.000,00. dengan saldo minimum untuk tabungan adalah sebesar Rp5.000,00.

Pemasaran tabungan simpel digaungkan. Sejak bulan Oktober lalu, tercatat ada 1.749 rekening tabungan. Dengan demikian, Bank DKI telah menghimpun total Rp586 juta untuk tabungan simpel.

Kegiatan tersebut, merupakan salah satu bentuk komitmen BUMD Pemprov DKI dalam mendukung sektor Pendidikan di ibu kota. Dalam kegiatan tersebut, Bank DKI juga turut mensosialisasikan tabungan Simpel yang digagas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai bagian dari literasi keuangan.

Selain berpartisipasi dalam program tersebut, Bank DKI dikenal sebagai bank yang dekat dengan dunia pendidikan, termasuk diantaranya sebagai bank penyalur Kartu Jakarta Pintar dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul. Bank DKI juga dipercaya menjadi pengelola Dana BOS dan BOP dimana Bank DKI Bersama dinas pendidikan telah membangun Sistem Informasi Akuntabilitas Pendidikan Bantuan Operasional Sekolah-Bantuan Operasional Pendidikan (SIAP BOS BOP) berbasis Cash Management System (CMS) sebagai bentuk peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan di sektor pendidikan di DKI Jakarta.

Bank DKI pun dipercaya untuk mengelola Penyaluran Bantuan Dana Penyediaan Makanan Tambahan pada Satuan Pendidikan/ PMT-AS sebagai implementasi atas PerGub Nomor 9 Tahun 2019 tentang Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah pada Satuan Pendidikan. “Pada kesempatan yang sama, kami juga mengucapkan selamat hari guru yang telah mengabdi dan berkontribusi dalam meningkatkan edukasi dan kecerdasan bangsa Indonesia,” tuturnya.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here