Soal Kebersihan, Petugas UPK Monas Puji Massa Reuni 212

Suasana aksi Reuni 212 di kawasan Monas, Jakarta, Senin (2/12). Reuni tersebut digelar untuk lebih mempererat tali persatuan umat Islam dan persatuan bangsa Indonesia. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Setelah Reuni Akbar 212 usai, pagi tadi, petugas kebersihan langsung bertindak membersihkan kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Tak hanya itu, panitia kegiatan juga mengingatkan para peserta agar tidak meninggalkan sampah di kawasan Monas.

Ia menyampaikan pesan tersebut melalui pengeras suara. “Tolong jangan tinggalkan sampah,” ujar suara dari mobil komando panitia Reuni 212, Senin (2/12) pagi.

Ini adalah yang ketiga kalinya Reuni Akbar 212 digelar di Monas. Kegiatan yang berlangsung sejak dini hari itu berjalan lancar, aman, tertib, dan tanpa menyisakan sampah di lokasi acara.

Berdasarkan pantauan di lokasi, para peserta dengan bersemangat memungut kembali sampah yang berserakan di Lapangan Monas dan sekitarnya. Bukan hanya para peserta, petugas kebersihan yang terdiri dari Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas dan petugas dari masjid al-Mujaahidin, Jakarta Utara, juga hadir untuk membersihkan kawasan bersejarah itu.

Petugas kebersihan dari Masjid al-Mujaahiddin, Mochamad Rifai (28) menuturkan, membersihkan Monas seusai acara reuni tadi pagi sudah dianggapnya sebagai kewajiban. Ia membantu petugas kebersihan untuk mengembalikan keadaan Monas seperti sebelum silaturahmi akbar itu berlangsung.

“Ya begini kan harus ikhlas, Mas. Saya senang kok, kebersihan kan juga bagian dari iman,” tuturnya sembari tersenyum.

Ia juga mengatakan, tak butuh waktu lama untuk membersihkan area seluas 80 hektare tersebut. Ini lantaran petugas kebersihan dari Masjid al-Mujaahiddin sudah menyiapkan kendaraan roda tiga bank sampah sejak awal acara.

“Dengan kendaraan ini lebih mudah. Kami bisa bekerja lebih cepat dan tentu kita memilah mana sampah plastik, sampah kardus, dan sampah bekas makanan,” tutur Rifai.

Sementara itu, petugas kebersihan dari UPK Monas, Ahmad Arifin (37) mengatakan, membersihkan tempat rekreasi itu memang sudah menjadi tugasnya. Kendati demikian, dia memuji kesadaran para peserta Reuni 212 dalam menjaga kebersihan kawasan Monas.

“Mereka (peserta reuni akbar 212) terbilang disiplin. Begitu komando digaungkan dari pengeras suara, mereka langsung bertindak, dan sudah dikumpulkan di samping trotoar, bahkan ada yang sudah dimasukkan di truk sampah,” ujar Ahmad. (AIJ)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here