Tanggul Laut di Jakarta Utara Roboh, Pembangunan Tetap Berlanjut

Tanggul Jakarta Utara
Tanggul pengaman pantai Jakarta di Kelurahan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Foto: Antara/Mentari Dwi Gayati

Indonesiainside.id, Jakarta – Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) menyatakan tanggul laut National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) di wilayah Penjaringan, Jakarta Utara, roboh air laut. Namun, pembangunannya tetap dilanjutkan.

“Itu karena muka air laut naik, lalu cuaca hujan, ya karena itu. Tapi pembangunan tetap berlangsung,” kata Ketua BBWSCC Bambang Hidayah saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (4/12).

Bambang mengatakan pembangunan tanggul laut tersebut tidak terhenti karena robohnya tanggul itu di titik tertentu. “Lanjut aja pembangunannya yang lain. Di titik itu mungkin iya berhenti, tapi yang lain tidak berhenti. Karena kalau sedang berjalan memang itu kan semua belum mengikat, belum permanen, diselesaikan semuanya,” kata dia.

Lebih lanjut, Bambang mengatakan karena tanggul itu masih dalam proses pembangunan oleh kontraktor, perbaikan tanggul yang roboh pun masih tanggung jawab kontraktor tersebut.

Kendati demikian, BBWSCC belum bisa menargetkan kapan perbaikan tanggul roboh itu selesai lantaran peneliti dari Puslitbang Air Bandung masih meneliti robohnya tanggul tersebut.

“Kami berusaha semaksimal mungkin supaya keadaan inj bisa diselesaikan akhir bulan ini. Karena diperkirakan bulan Januari mulai tinggi lagi. Kami akan koordinasi dulu,” ucap Bambang yang menyebut tidak akan memberi sanksi pada kontraktor karena masih dalam tahap konstruksi.

Sebelumnya, tembok laut (NCICD) tersebut diketahui roboh pada Selasa sore sekitar pukul 15.00 WIB.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here