Aparat Tangkap Pengedar Ganja Biasa Beroperasi di Kampus dan Jakarta Selatan

Daun Ganja
Ilustrasi daun ganja alias marijuana. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Aparat Polres Jagakarsa menangkap dua orang pengedar ganja yang sering beroperasi di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (5/12). Tak hanya itu, Aparat Polda Metro Jaya juga mencokok sindikat pengedar ganja di Universitas Pancasila.

Untuk yang pertama, pengedar barang haram yang kerap beroperasi di Jakarta Selatan itu ditangkap di dua lokasi berbeda. Mereka adalah Harmudicky (24 tahun) dan Bangkit Sanjaya (23 tahun).

“Di kantong jaketnya (Harmudicky) ditemukan dua linting ganja seberat 1,85 gram. Diduga dia baru saja bertransaksi,” urai Kapolsek Jagakarsa, Kompol Harsono, Jumat (6/12).

Kepada polisi, Harmudicky mengatakan bahwa barang haram tersebut ia peroleh dari tersangka lainnya (Bangkit). Dari keterangan tersebut, polisi langsung bergerak memburu tersangka lainnya.

Alhasil, polisi meringkus Bangkit tak jauh dari lokasi penangkapan sebelumnya yakni di kawasan Depok, Jawa Barat. Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan 100 gram ganja siap edar yang ditaruh di dalam helm.

Saat ditelisik, ternyata Bangkit mendapat barang dari seseorang berinisial M. Saat ini, status M adalah DPO. “Dia (Bangkit) mengaku dikasih (ganja) oleh orang yang inisialnya M. Kami masih lakukan penyelidikan,” ujar Harsono.

Saat ini duet pengedar ganja tersebut telah digelandang menuju ke Polsek Jagakarsa untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, Aparat Polda Metro Jaya juga mencokok lagi sindikat pengedar ganja di Universitas Pancasila.

Alhasil enam orang ditangkap karena kedapatan memunyai ganja seberat 80 kilogram. Keenam tersangka adalah KAN (24), AH (47), JAE (46), MRH (40), F (24), dan DWW (24).

Penangkapan dilakukan di empat lokasi berbeda, mulai dari salah satu ruangan di Universitas Pancasila dan rumah di kawasan Bekasi dan kawasan Jakarta Timur, Selasa (3/12) lalu. Saat ini, para tersangka digelandang menuju Polda Metro Jaya guna diperiksa secara intensif.

Nantinya, kronologi penangkapan akan dipaparkan pada pekan depan. Kasubdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Ahmad Fanani, memastikan hal tersebut.

“Tersangka telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Fanani di hari yang sama. Ia mengatakan bahwa Polda Metro Jaya mengamankan barang bukti berupa lima karung bermuatan narkoba jenis ganja seberat 76.000 gram atau setara 76 kilogram dan sebuah koper hitam berisi ganja seberat 3.078 gram atau setara 3,07 kilogram.

Selain itu, polisi juga menyita 11 buah ponsel, dan mobil Isuzu Panther hitam. Kedepannya, Fanani mengungkapkan bahwa aparat masih memburu satu orang DPO. Sebab, semua barang berasal dari DPO tersebut.

“Asal barang dari tersangka Zul Rangkuti. Saat ini, Zul masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO),” tutur Fanani.(PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here