PT PLN Akan Membeli Listrik dari Olahan Sampah ITF Sunter

sampah
Ilustrasi sampah. Foto: ANTARA

Indonesiainside.id, Jakarta – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) bakal membeli listrik yang dihasilkan oleh Intermediate Treatment Facility (ITF) atau fasilitas pengelolaan sampah antara (FPSA) di Sunter, Jakarta Utara. Sebab hal tersebut sesuai dengan kesepakatan perjanjian kerja sama dengan salah satu badan usaha milik negara (BUMN) itu.

“Nah, saya lupa angkanya, 11 sekian sen. Saya lupa, nanti cek lagi. Karena ada angkanya yang sesuai dengan perpres (paraturan presiden) 35 itu,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta, Andono Warih, di Jakarta, Sabtu (7/12).

Ia memaparkan bahwa perjanjian kerja sama ITF Sunter antara Dinas LH DKI dan PT Jakarta Propertindo (JakPro) serta perjanjian jual beli listrik ITF Sunter dengan PT PLN. ITF Sunter, lanjut Andono, juga bisa memberikan penghasilan bagi DKI.

“Ini kan sudah ada persetujuan kalau power agreement PLN dengan Jakpro itu. Karena ini kan sesuatu yang sudah lama ditunggu, dengan adanya ini sudah ada kepastian bahwa proyek ini juga akan menghasilkan pendapatan,” paparnya.

Ia menuturkan, sudah ada kesepakatan mengenai keuntungan yang didapat dari penjualan listrik yang berasal dari sampah. Nantinya akan ada lebih dari 30 juta watt listrik yang dihasilkan dalam satu hari dari ITF Sunter.

“Ya kalau kita posisinya, kalau posisi penjual kita inginnya seoptimal mungkin. Kan kita tidak bisa dalam istilahnya negosiasi, kita tidak bisa mengambil semuanya atau menolak semuanya. Ini selalu ada take and give, dan kita sudah ada pada titik di mana ini sepakat. Produksinya 35 megawatt per hari,” tuturnya. (PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here