Diklaim Layak Huni dan Nyaman, Pembangunan Rumah DP Rp0 Tahap II Dimulai

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat menuangkan pasir ke dalam maket berbentuk apartemen di Jakarta Timur. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Peletakan batu pertama (ground breaking) untuk pembangunan program solusi rumah warga (Samawa) atau rumah DP Rp0 tahap kedua telah dilakukan, Kamis (12/12). Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, secara simbolis menuangkan pasir ke dalam maket berbentuk apartemen di Nuansa Cilangkap yang terletak di Jalan Raya Cilangkap, Jakarta Timur.

Proyek pembangunan hunian tersebut menggandeng empat badan usaha milik daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Keempat BUMD itu yakni PD Pembangunan Sarana Jaya, PT Jakarta Propertindo, dan Perumda Pasar Jaya sebagai pengembang, serta PT Bank DKI sebagai bank pelaksana.

Anies menyampaikan bahwa pembangunan program ini mempunyai fasilitas yang lengkap dan sangat layak huni. Selain itu ia berpesan kepada BUMD yang mengerjakan proyek ini agar mengutamakan jangka waktu pembangunan agar sesuai jadwal (18 bulan), on budget, dan mengutamakan kualitas.

“Kali ini kita ingin kirimkan pesan bahwa program DP nol rupiah yang dibangun merupakan fasilitas perumahan yang sehat, lingkungannya mutlak bisa menumbuhkan generasi yang sehat, yang kemudian juga mencerdaskan. Pesan saya kepada semua yang membangun, ketika kita punya perasaan bahwa ini kita akan pakai sendiri, rasa tanggung jawab itu lebih besar,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda (PD) Pembangunan Sarana Jaya, Yoori C. Pinontoan, memaparkan luas lahan keseluruhan Nuansa Cilangkap kurang lebih mencapai 2,9 hektare dengan lahan bangunan satu menara kurang lebih seluas 0,65 hektare.

“Nuansa Cilangkap Hunian DP Rp0. direncanakan akan dibangun dalam empat menara, di mana saat ini satu tower sebanyak 850 unit dengan ketinggian 24 lantai dan dan dua tipe hunian. Yaitu tipe studio dan 2 kamar, diperuntukkan bagi program DP Rp0. dengan nama Menara Samawa Cilangkap,” urai Yoori.

Program tersebut merupakan program strategis Pemprov DKI sesuai Peraturan Gubernur Nomor 104 Tahun 2018 tentang Fasilitas Pembiayaan Perolehan Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Sebuah program yang berusaha mewujudkan keadilan sosial, sehingga tak hanya kaum berpunya yang memiliki rumah.

Masyarakat berpenghasilan rendah bisa mendapatkan tempat tinggal layak huni, nyaman dan terjangkau. Melalui fasilitas pembiayaan uang muka dari Pemprov DKI, masyarakat yang berhak bisa mendapatkan hunian dengan langsung mencicil biaya bulanan.

Sebelumnya, pada tahap pertama, hunian itu telah dibangun di Nuansa Pondok Kelapa, Jakarta Timur, yang dibangun di atas lahan 5.686 meter persegi. Dalam acara ini turut dilakukan penanaman secara simbolis 15 pohon khas ibu kota untuk mewujudkan hunian yang ramah lingkungan dan memberikan kenyamanan serta kesejukan bagi para penghuninya. (PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here