Petugas Evakuasi Korban Banjir Juga Rentan Stres

Para relawan sedang bermain bersama anak-anak yang jadi korban musibah banjir, di Pengungsian Sasana Krida Karang Taruna, Bidara Cina, Jakarta. Foto: Annisa Fadhilah

Indonesiainside.id, Jakarta – Petugas pengevakuasi korban banjir juga rentan stres akibat tekanan di lapangan saat bertugas, akibat banyak korban yang harus dievakuasi dan akses pengevakuasi yang susah. Oleh karena itu, pemerintah harus memperhatikan ini.

“Para petugas itu bisa mengalami stress. Di satu sisi mereka tertekan di lapangan saat mengevakuasi warga, di sisi lain memikirkan nasib keluarganya. Apakah keluarga petugas kena banjir atau tidak,”ujar Psikolog dari Universitas Mercu Buana, Muhammad Iqbal di Pengungsian Sasana Krida Karang Taruna, Bidara Cina, Jakarta, Sabtu (4/1).

Iqbal menambahkan, apalagi kemarin banyak sekali yang minta dievakuasi. Dipastikan tingkat stress di lapangan yang dialami petugas sangat tinggi.

“Akibat stress ini, bisa mengakibatkan kecemasan berlebihan bahkan ketakutan berlebih terhadap suatu hal. Maka itu pemerintah harus peduli pada ini,” ujar iqbal.

Iqbal mengatakan, membangun komunikasi antar pemerintah dan petugas tersebut penting. Komunikasi yang dimaksud ialah berkomunikasi mengenai kesulitan para petugas di lapangan, komunikasi ini penting untuk mengurangi stres para petugas.

“Pemerintah harus lakukan komunikasi itu. Apalagi nanti diprediksi ada puncak musim hujan yang bisa menyebabkan banjir,” tambah Iqbal. (PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here