Ketua DPRD DKI Belum Bisa Tentukan Sikap Terkait Pansus Banjir

Prasetio Edi Marsudi
Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi. Foto: M Aulia Rahman/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, ternyata belum menerima laporan dari fraksi-fraksi di DPRD DKI terkait wacana pembentukan panitia khusus (pansus) banjir. Karena belum menerima laporan, Pras (sapaan akrab Prasetio) belum bisa menyatakan sikapnya, setuju atau menolak terkait wacana itu.

“Belum tahu, belum ada laporan. Saya lihat dulu” ujarnya ketika dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (14/1).

Kendati demikian, ia meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk terus bekerja keras mengantisipasi datangnya banjir susulan. Pasalnya, saat ini ibu kota sedang memasuki pertengahan musim hujan.

“Sudah tidak turun hujan. Tapi kan tetap harus kerja,” tuturnya.

Dari 10 fraksi yang ada, delapan di antaranya telah sepakat dengan wacana pembentukan pansus banjir ini. Fraksi yang sudah sepakat terkait hal tersebut adalah: Golkar, NasDem, PAN, PSI, PDIP, Demokrat, dan PKB-PPP.

Sementara itu, dua partai pengusung Anies Baswedan saat Pilkada 2017, PKS dan Gerindra belum menyatakan sikap. Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Gerindra, M Taufik, menilai bahwa apa yang telah dilakukan itu merupakan hal yang berlebihan.

Selain menganggap pembentukan pansus itu berlebihan, lanjut Taufik, pansus juga semata-mata hanya untuk mencari kesalahan pihak tertentu atas banjir di ibu kota. Daripada membentuk pansus, menurut Taufik, penanganan korban pascabanjir merupakan hal yang paling utama, agar warga terimbas bisa kembali beraktivitas seperti biasanya.

“Sekarang jangan mencari kesalahan. Justru yang harus didorong adalah bagaimana penanganan pascabanjir,” ujar Taufik beberapa waktu lalu.

Taufik mengungkapkan, bahwa pemicu banjir di ibu kota disebabkan oleh faktor alam, yakni curah hujan dengan intensitas yang tinggi. Ia merasa pansus itu tak perlu lagi dibuat untuk mencari penyebab banjir. Padahal, pembentukan pansus banjir ini dimaksudkan untuk membantu Anies Baswedan menemukan masalah dan solusi guna menghindarkan ibu kota dari genangan. (AS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here