Pemprov DKI Rombak 2.650 Pejabat Eselon III dan IV

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, saat melantik salah satu pejabat di halaman Balai Kota DKI, Jakarta Pusat. Foto: Istimewa
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, saat melantik salah satu pejabat di halaman Balai Kota DKI, Jakarta Pusat. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Ada 2.650 pejabat eselon III dan IV yang dirombak oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Selasa (14/1). Semua pejabat di lingkungan DKI diharuskan untuk memberikan kontribusi melaksanakan misi menjadikan Jakarta sebagai kota didambakan oleh masyarakat, yakni kota yang aman, berbudaya, sehat, dan cerdas.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, menegaskan hal tersebut saat memimpin proses pelantikan dan pengambilan sumpah yang berlangsung di halaman Balai Kota DKI, Jakarta Pusat. Ia menuturkan bahwa proses alih jabatan, mutasi, promosi, dan demosi merupakan hal yang biasa terjadi di pemerintahan.

“Perputaran jabatan ini merupakan suatu yang dinamis dalam suatu organisasi pemerintahan. Setiap proses alih tugas senantiasa disikapi sebagai bagian dari penyegaran dan terus meningkatkan kinerja organisasi Pemprov DKI Jakarta, serta sebagai upaya mewujudkan visi Jakarta kota maju,” ujarnya

Ia memaparkan, guna mewujudkan visi tersebut, seluruh pejabat di DKI harus mampu memberikan kontribusi positif dengan melaksanakan misinya untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang menjadi idaman warganya. Menurut dia, DKI senantiasa berupaya menjamin kenyamanan, keamanan, dan perlindungan warganya.

Untuk itu, kata Saefullah, bagi pejabat yang mendapatkan jabatan baru diminta bekerja secara maksimal melayani masyarakat. Pelantikan ini merupakan konsekuensi dari diterapkannya Perda DKI Jakarta Nomor 2 tahun 2019 tentang Perubahan atas Perda DKI Jakarta Nomor 5 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah DKI Jakarta.

“Selamat kepada para pejabat yang dilantik. Jalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dengan semakin meningkatkan pelayanan, aspirasi, dan keinginan masyarakat,” tuturnya.

Agenda ini juga sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Dalam kegiatan tersebut, Saefullah juga merinci jumlah 2.650 pegawai itu terdiri dari 486 jabatan administrator (eselon III), dan sisanya 2.164 jabatan pengawas (eselon IV).

Untuk pegawai eselon III dengan posisi jabatan camat, kepala bidang, sekretaris dinas, dan sebagainya. Sedangkan untuk pegawai eselon IV yang dilantik dengan jabatan lurah, kepala seksi, kepala subbidang, dan sebagainya. (AS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here