Sistem E-Drives Terendam Banjir, Pembuatan SIM Satpas Daan Mogot Berjalan Manual

Kepala Seksi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya AKP Lalu Hedwin (kiri) memantau berlangsungnya uji praktik SIM sistem elektronik melalui CCTV di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Daan Mogot, Jakarta. Foto: ANTARA

Indonesiainside.id, Jakarta – Setelah bencana banjir Jakarta di awal tahun 2020 hingga saat ini, sistem pembuatan surat izin mengemudi (SIM) di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Polda Metro Jaya Daan Mogot kembali dilakukan secara manual.

Padahal Satpas SIM Daan Mogot telah memberlakukan sistem canggih “e-Drives,” yang memungkinkan penilaian calon penerima SIM secara elektronik, yang diresmikan sejak 5 Desember 2019.

“Saat ini sistem e-Drives belum berani kita nyalakan, karena sejak waktu itu kan Satpas SIM Daan Mogot sempat terendam banjir,” ujar Kasie SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Lalu Hedwin di Jakarta, Selasa.

Saat Satpas SIM Daan Mogot hampir terendam banjir, sebanyak 170 sensor “e-Drives” segera dicopot agar tidak rusak akibat genangan air.

“Untungnya saat itu petugas piket langsung selamatkan sensor e-drives, mereka langsung cabut itu semua sensor saat air mulai naik,” kata Lalu.

Kemudian, pemadaman listrik PLN di kawasan sekitar Satpas SIM pada waktu itu membuat pompa tidak berfungsi menyedot genangan.

Oleh karenanya hampir sepekan Satpas SIM beroperasi, pihaknya melayani calon penerima SIM dengan cara manual.

Satpas SIM Polda Metro Jaya masih menghitung total kerugian karena banjir, dan berencana memanggil teknisi untuk mengecek beberapa mesin “e-drives” yang hampir terendam banjir. (ant/PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here