‘Pembatasan Jam Malam’, Warga Bekasi Disuruh Masuk Rumah

Tim WarWar Pemkot Bekasi meminta warga yang masih berkeluyuran untuk pulang ke rumah, Selasa (24/3). foto: Azhar/ Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Bekasi—Pemerintah Kota Bekasi menggencarkan patroli malam dengan meminta  semua warga masuk atau pulang ke rumah masing-masing, Selasa malam (24/3), pukul 21.00 WIB. Patroli malam ini dilakukan lewat pengeras suara dengan tim yang berkeliling memakai mobil dinas.

Pantauan Indonesiainside.id, beberapa mobil berkonvoi disertai mobil patroli polisi dan Satpol PP keliling di Kompleks pertokoan Mutiara Gading Timur (MGT), Bekasi Timur, Jawa Barat. Dari pengeras suara di atas mobil, petugas menyerukan agar tak ada lagi warga yang berada di luar rumah.

Seperti di Kompleks Ruko Palazzo, meski mayoritas toko dan warung sudah tutup, masih ada beberapa ruko yang buka. Seketika, para pedagang menutup dagangan mereka. Hanya beberapa pengemudi ojek daring yang masih berkumpul.

Oleh petugas, mereka diminta pulang atau membubarkan diri. “Tolong dipasang semua maskernya,” teriak seorang petugas kepada para pengemudi ojek daring tersebut, Selasa (24/3).

Di kompleks ini, aktivitas bisnis memang belum ditutup semuanya. Namun, pengunjung juga sudah tidak ramai lagi seperti biasanya.

Para pedagang makanan dan kaki lima juga masih beraktivitas hingga sekitar pukul 20.00 WIB. Sejam kemudian, barulah datang patroli agar warga pulang. Pembatasan jam malam ini masih sebatas imbauan. Pemkot Bekasi belum melakukan pembatasan tersebut secara ketat.

Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memang menginstruksikan kepada Tim WarWar yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI, Satpol PP dan pemerintahan untuk menggencarkan sosialisasi tentang bahaya virus corona (Covid-19).

“Tim ini akan terus mengingatkan kepada masyarakat untuk menjaga jarak dan tidak banyak melakukan aktifitas di luar,” ujar Rahmat Effendi pekan lalu.

Hingga Selasa (24/3) sebanyak 15 orang di Kota Bekasi terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19). Berdasarkan data yang diunggah di Posko Covid-19 Dinas Kesehatan Kota Bekasi, 15 pasien positif Covid-19 berada dalam ruang isolasi di sejumlah rumah sakit.

Angka warga Kota Bekasi yang positif corona bertambah dari yang sebelumnya hanya 9 orang, dalam beberapa hari bertambah menjadi 15. Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengaku terus melakukan upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. (Aza/ SD)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here