Kurangi Beban Warga, Pemprov DKI Jakarta Hapus Denda Pajak Kendaraan

pembayaran pajak
Suasana pembayaran pajak kendaraan bermotor. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta resmi memutihkan atau menerapkan pengapusan denda pajak kendaraan. Keputusan tersebut sebagai salah satu langkah pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengurangi beban ekonomi masyarakat selama masa penanganan pandemi Covid-19.

Penghapusan denda itu berdasarkan SK Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPNP) Nomor 13 A Tahun 2020, tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia.

“DKI Jakarta sudah menerapkan penghapusan denda pajak kendaraan, tapi untuk payung hukumnya masih tahap proses. Pemutihan denda pajak kendaraan ini sudah berlaku mulai Senin, 6 April 2020 kemarin,” kata Humas Banpeda, Herlina Ayu, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (10/4).

Herlina mengimbau masyarakat agar melakukan pembayaran pajak secara daring (online). Metode pembayaran itu untuk membuat masyarakat lebih nyaman dan mudah, serta menekan penyebaran virus corona di Indonesia.

“Bukti pembayaran STNK akan diantar langsung ke rimah wajob pajak dan dapat menghubungi Call Center Pajak Jakarta di 08041222772 terkait pengiriman pengesahan STNK,” kata Herlina Ayu.

Sebelum DKI Jakarta, pemutihan denda pajak sudah dilakukan di beberapa wilayah yang terkena dampak pandemi Covid-19. Beberapa di antaranya di administrasi Pemda Jawa Barat yakni Bekasi, Depok, Cikarang, Cinere, serta Banten-Tangerang yakni Cikokol, Serpong, Cileduk, dan Ciputat. (MSH)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here