Selama PSBB, Pemotor Hanya Diperbolehkan Mengangkut Keluarga

Indonesiainside.id, Jakarta – Untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di ibu kota, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diterapkan hingga 14 hari ke depan. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan bahwa ojek daring tidak boleh mengangkut penumpang, hanya boleh mengangkut barang atau logistik.

Namun, untuk pengguna sepeda motor pribadi masih diperbolehkan berboncengan. Asal, penumpang yang dibonceng dalam satu kendaraan itu berdomisili sama dengan pengendara.

“Untuk kendaraan bermotor roda dua pribadi itu selain digunakan oleh pengendara juga bisa mengangkut penumpang. Tetapi dengan catatan bahwa penumpang tersebut satu alamat dengan pemilik kendaraan dimaksud,” ujarnya saat konferensi pers yang ditayangkan lewat akun media sosial resmi (Instagram) Humas Polda Metro Jaya, Jumat (10/4).

Selain itu, ia memastikan bahwa moda transportasi massal akan tetap beroperasi selama masa PSBB. Tapi, waktu operasional dan jumlah penumpangnya dibatasi.

Operasional angkutan umum dimulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB selama PSBB. Sementara untuk jumlah penumpang akan dibatasi 50 persen dari total kapasitas angkutan umum yang beroperasi.

“Sebagai contoh, Transjakarta dengan single bus. Saat ini, normal penumpang 86 penumpang, dan sesuai dengan peraturan gubernur, 50 persennya jadi 40 penumpang,” paparnya.

Sedangkan untuk satu gerbong kereta api baik KRL Jadebotabek dan MRT Jakarta, hanya boleh mengangkut 60 penumpang dalam sekali jalan. Jika satu rangkaian MRT Jakarta terdiri dari 6 gerbong, maka penumpang yang diangkut hanya 360 orang.

“Demikian juga dengan KRL Jabodetabek. Jika ada 10 gerbong dalam satu rangkaian berjalan maka total yang bisa diangkut hanya 600 penumpang,” tuturnya.

Sementara untuk LRT Jakarta, Syafrin berujar, bahwa kapasitas angkutan per gerbongnya hanya dibatasi 40 penumpang per gerbong. Sehingga satu rangkaian LRT yang terdiri dari dua gerbong hanya akan menampung 80 penumpang sekali jalan.(EP)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here