Bupati Bogor Ganti Beras Bansos yang Dikeluhkan Masyarakat

Bupati Bogor Ade Yasin. Foto: Antara

Indonesiainsie.id, Cibinong – Bupati Bogor Ade Yasin mengaku telah mengganti beras bantuan sosial (bansos) dengan beras berkualitas seharga Rp10.543 per kilogram dari Bulog. Namun, masih ada juga keluhan warga mengenai kualitas buruk beras bansos yang telah dibagikan.

Karenanya, Bupati Bogor mengonfrontir Perum Bulog dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bogor mengenai aduan kualitas buruk bbansos yang dibeli Pemkab Bogor dari Perum Bulog.

“Sudah beberapa kali kita konfrontir antara Bulog dan Disperdagin, sampai sekarang masih dalam tahap tindak lanjut,” kata Ade Yasin di Pendopo Bupati, Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (4/6).

Dia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor sudah mengeluarkan dana cukup besar untuk membeli beras dari Perum Bulog untuk disalurkan ke masyarakat terdampak pandemi virus corona jenis baru (Covid-19), yakni Rp10.543 per kilogram.

“Secara keseluruhan, Pemkab Bogor menghabiskan dana Rp189,7 miliar lebih untuk membeli 18.000 ton beras yang dibagikan ke masyarakat setiap bulan selama April, Mei, dan Juni 2020,” kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor itu.

Menurutnya, Pemkab Bogor juga sudah mengganti beras yang kualitasnya dikeluhkan oleh masyarakat di sejumlah wilayah, dengan beras berkualitas sesuai yang harga yang dipesan Pemkab Bogor.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto mengaku banyak menerima keluhan terkait bantuan beras dari Pemkab Bogor, yang berkualitas buruk.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here