Car Free Day Dibuka, Pedagang Dilarang Berjualan Sepanjang MH Thamrin-Sudirman

hari santri nasional
Kegiatan parade hari santri dk kawasan car free day (CFD) Thamrin, Jakarta Pusat, Ahad (13/10). Foto: Ahmad ZR/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Para pedagang untuk sementara dilarang berjualan pada hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) di DKI Jakarta pagi ini. Pinggiran bilangan MH Thamrin-Sudirman atau trotoar tidak boleh digunakan untuk berdagang.

Kepala Satuan Polisi Pamong Pramaja (Kasatpol PP) Arifin mengatakan, kebijakan tersebut diambil agar tidak terjadi penumpukan massa selama CFD. Langkah tersebut diambil lantaran Ibu Kota masih dibayangi kasus penularan Covid-19.

Karena itu, kata dia, kegiatan ekonomi sepanjang Jalan MH Thamrin-Sudirman saat CFD dilarang. “Para pedagang tidak boleh berdagang. Trotoar tidak boleh digunakan untuk aktivitas ekonomi,” kata Arifin di Jakarta, Sabtu (20/6).

“Sebanyak 500 personel dikerahkan di CFD. Ini kali pertama CFD diadakan kembali,” ujarnya.

Arifin juga mengingatkan agar para peserta CFD tetap mengenakan masker. Akan ada sanksi bagi para pelanggar dan ada penjagaan ketat pada akses masuk area CFD.

“Akan ada yang jaga dan tidak bisa masuk ke car free day. Kami kenakan sanksi tegas Rp250.000. Makanya harus pakai masker,” ucapnya.

Untuk memastikan ketertiban dan pelaksanaan protokol kesehatan, sebanyak 500 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta dikerahkan. Kecuali, kata dia, para ibu hamil, usia lanjut, dan anak-anak.

Menurutnya, mereka semua dianggap rentan terpapar Covid-19.”Sebanyak 500 personel dikerahkan di CFD. Ini kali pertama CFD diadakan kembali,” ungkapnya. (ASF)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here