Pandemi Covid-19, Wagub DKI Apresiasi Platform Khusus untuk UKM

Suasana di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, usai salat Jumat (26/6). Foto: M Aulia Rahman/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Pandemi virus corona (Covid-19) membuat sektor usaha kecil dan menengah (UKM) di ibu kota melayangkan permohonan keringanan kredit atau restrukturisasi pada salah satu BUMD DKI di bidang perbankan. Oleh karena itu, platform khusus (e-order) untuk UKM tengah dikembangkan guna membantu perkembangan ekonomi di Jakarta saat masa pandemi.

“Kami sangat mengapresiasi usaha yang baik dari Bank DKI untuk turut serta memperbaiki perekonomian Jakarta dengan e-order tersebut. Harapannya dengan keterlibatan berbagai pihak, mudah-mudahan Jakarta bisa segera pulih dari Covid-19 di segala bidang, termasuk perekonomian,” ujar Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria, Selasa (30/6).

Platform tersebut merupakan sebuah marketplace yang bakal menyambungkan para pelaku UKM dengan pemerintah provinsi. Belanja Pemprov DKI dinilai dapat menjadi peluang yang besar untuk pelaku UKM tersebut.

Sebelumnya, Bank DKI mencatatkan sebanyak 50 persen dari total debitur segmen UKM perseroan, yang terdampak Covid-19 telah mengajukan keringanan kredit atau restrukturisasi. Bank DKI menyebut, pandemi ini memberikan dampak signifikan pada segmen UKM, dan itu dikhawatirkan bakal mengganggu kemampuan bayar debitur, sehingga akan mengakibatkan kenaikan kredit bermasalah.

Namun, dengan adanya relaksasi yang telah diberlakukan oleh pihak otoritas jasa keuangan (OJK) akan sangat sangat membantu bank sehingga peningkatan kredit bermasalah dapat lebih ditekan. Karena itulah, Bank DKI mengembangkan platform khusus bagi UKM bernama e-order, demi memfasilitasi sekitar 50 persen UKM yang mengajukan relaksasi yang ternyata tidak terhubung ke digital.

Adapun berdasarkan laporan publikasi perseroan per bulan Maret lalu, kredit yang disalurkan perseroan adalah sebesar Rp26,47 triliun, 3,16 persen dari total kredit tersebut disalurkan kepada debitur segmen UKM. (ASF)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here