Kantong Plastik Sekali Pakai Tak Boleh, Ini Alternatifnya

Ilustrasi kantong plastik. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Pusat perbelanjaan, swalayan, dan pasar rakyat dilarang menggunakan kantong plastik sekali pakai mulai hari ini, Rabu (1/7). Sebagai gantinya, pengelola bisa menyediakan alternatif pengganti kantong belanja ramah lingkungan (tas guna ulang) yang sudah sangat banyak tersedia di pasaran.

Pelaku usaha dapat menyediakan KBRL (kantong belanja ramah lingkungan) tidak secara gratis,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Andono Warih di Jakarta dalam keterangan medianya, Rabu (1/7).

Sesuai dengan Pergub DKI Jakarta Nomor 142 tahun 2019, konsumen juga berhak membawa kantong belanja ramah lingkungan sendiri. Kantong belanja harus memenuhi unsur guna ulang (reusable) yang dapat terbuat dari bahan apapun.

Biasanya terbuat dari daun kering, kertas, kain, polyester dan turunannya maupun materi daur ulang, memiliki ketebalan yang memadai, dapat didaur ulang serta dirancang untuk dapat digunakan berulang kali.

“Seperti tas kain,  tas kanvas, tas pandan, keranjang belanja dan lain lain yang dapat digunakan berulang-ulang. Harganya juga tidak mahal dan mudah ditemui dipasaran. Belakangan juga ada trend menjadikan KBRL sebagai souvenir penikahan atau goody bag event atau seminar,” kata Andono.

Lalu, penggunaan reusable bag atau ecobag atau kantong plastik terbuat dari bahan yang bisa hancur setelah sekian lama tetap diperbolehkan. Namun, harus memenuhi ketentuan sifat pemakaian berulang, “Jika sekali pakai tidak dibolehkan,” kata Andono. (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here