Kasus Covid-19 di Pabrik Unilever, Bupati Bekasi: Jangan Ada Lagi Klaster Baru di Sektor Industri

Unilever (Int). Antaranews

Indonesiainside.id, Bekasi – Temuan kasus Covid-19 di PT Unilever Savoury Factory Cikarang, Bekasi, mengakibatkan kasus Covid-19 di wilayah ini kembali meningkat. Jumlah kasus terkonfirmasi positif pada klaster baru di PT Unilever sudah mencapai 36 orang. Dari jumlah itu, 15 anggota keluarga karyawan ikut terpapar Covid-19 dan ODP 30 orang.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menginstruksikan, perangkat daerah untuk mengawasi secara ketat penerapan protokol kesehatan di semua sektor industri setelah ditemukan klaster penyebaran Covid-19 baru di Unilever.

Akibat klaster baru itu angka terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi kembali melonjak, padahal pada pekan lalu tidak ada peningkatan jumlah kasus, bahkan secara keseluruhan (semua sektor) mengalami penurunan, hanya menyisakan 10 kasus positif.

“Kabupaten Bekasi ini kan daerah industri, jadi harus betul-betul dijaga, jangan sampai ada lagi klaster-klaster baru Covid-19 lagi, apalagi sektor Industri. Makanya harus diawasi bagaimana protokol kesehatannya di sana,” kata Eka di Cikarang, Jumat (4/7).

Pada rapat evaluasi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Eka juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan pengawasan, sinergi dan koordinasi.

“Yang terjadi saat ini perlu disikapi secara serius mengingat di Kabupaten Bekasi merupakan daerah dengan kawasan industri terbesar, jadi jangan main-main. Kepada seluruh dinas terkait seperti Dinas Perindustrian untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan,” ucap dia. (Aza/Ant)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here