Perkantoran Jadi Momok Penularan Covid-19, Ini Kata Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (ketiga kanan) bersama Wali Kota Bogor Bima Arya (kedua kiri) dan Direktur Keuangan PT KAI (Persero) Rivan A Purwantono (kiri) meninjau penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin (15/6/2020). Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperketat pengawasan terhadap aktivitas dunia usaha terutama di sektor perkantoran. Perusahaan yang teledor, dipastikan akan diumumkan ke publik sebagai bentuk sanksi sosialnya.

Perkantoran tentu saja bisa dibuka dan kembali beraktivitas dalam adaptasi baru. Namun, belakangan ini, sektor perkantoran menjadi momok paling dikhawatirkan menjadi klaster baru Covid-19.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sangat tegas mengenai ancaman Covid-19 di sektor ini. Dia mengatakan, dunia usaha sebagai klaster Covid-19 di perkantoran menjadi salah satu tempat utama munculnya kasus baru.

“Saya ingatkan pada dunia usaha dan kegiatan usaha apa pun, boleh melakukan aktivitas bila separuh kapasitas, menerapkan protokol kesehatan, kemudian menerapkan shift secara bergantian jadi ada jeda dalam bekerja,” kata Anies dalam rekaman video yang disiarkan Pemprov DKI Jakarta, Kamis (30/7).

Pihaknya akan mengetatkan pengawasan kegiatan usaha dan aktivitas publik. “Akan diumumkan resmi di situs kita tentang pelanggaran usaha yang terjadi dan penindakannya,” katanya.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan memberlakukan denda progresif pada pelanggaran berulang atas kegiatan usaha yang sebelumnya pernah mendapatkan teguran.

“Kemudian saya ingin garis bawahi kepada semuanya. Bila melakukan pelanggaran, maka kami akan memberikan sanksi termasuk denda. Bahkan kalau kegiatan usaha melanggar, maka konsekuensinya termasuk penutupan kegiatan usaha,” kata Anies.

Anies meminta semua kegiatan usaha yang sudah diperbolehkan beroperasi untuk serius melindungi pekerjanya dengan cara menegakkan protokol kesehatan, melakukan briefing tentang protokol kesehatan.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here